Lalya, mahasiswa Lumajang yang sedang menempuh pendidikan di Huangshi China (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Lalya, mahasiswa Lumajang yang sedang menempuh pendidikan di Huangshi China (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

MALANGTIMES - Menyikapi menyebarnya virus Corona dari China disikapi Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq melakukan kontak telepon dengan warga Lumajang yang ada di China, hari ini Senin (27/1) dari Kantor Pemkab Lumajang.

Dalam kesempatan ini Bupati Lumajang melakukan kontak dengan Layla, warga Lumajang yang sedang menempuh pendidikan di China.

Dalam sambungan telepon dengan Layla diperoleh informasi bahwa untuk saat ini sejak merebaknya virus corona, seluruh mahasiswa asal Indonesia dikarantina di camp perguruan tinggi dan hanya boleh keluar untuk makan dikantin kampus mereka.

"Kami berada di Huangshi, Provinsi Hubei. Jarak kami dengan Wuhan sekitar 90 KM, dan saat ini kami semua tidak diperbolehkan keluar dari kampus. Kalaupun boleh keluar tidak boleh lebih dari 200 meter, itupun hanya untuk makan dikantin," kata Layla melalui sambungan ponselnya.

Dijelaskan, saat ini mahasiswa asal Lumajang yang ada di Huangshi dalam kondisi sehat, dan tidak ada satupun yang terinveksi virus Corona.

"Kalau seluruh mahasiswa kita tidak ada yang terinveksi Corona. Kalau masyarakat umum Huangshi sudah ada yang terinvenksi," kata Layla.

Menurut Layla, ada kabar dari Kedutaan Besar RI di Beijing bahwa mahasiswa yang ada di Huangshi akan dipindahkan ke kota yang lebih aman di China.  "Tapi sampai sekarang belum ada kabar kapan kita akan dipindah," kata Layla kemudian.