Arif Efendi (paling kiri baju hitam) tersangka kasus penipuan terhadap masyarakat miskin saat diintrogasi oleh polisi
Arif Efendi (paling kiri baju hitam) tersangka kasus penipuan terhadap masyarakat miskin saat diintrogasi oleh polisi

MALANGTIMES - Apa yang dilakukan Arif Efendi warga Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang ini bisa dibilang keterlaluan. Bagaimana tidak, pria 48 tahun itu tega menyamar sebagai petugas Dinsos (Dinas Sosial) gadungan demi memeras sejumlah uang kepada warga miskin.

Beruntung, aksi pelaku itu berhasil dihentikan petugas. Kini, dia pun meringkuk di tahanan polisi. ”Dari tangan tersangka, kami menyita barang bukti berupa 17 kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat), uang Rp 930 ribu, dan tas laptop,” kata Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati, Kamis (23/1/2020) malam.

Tertangkapnya tersangka Arif ini, lanjut Nining, bermula dari laporan salah satu petugas Program Keluarga Harapan (PKH), jika tersangka Arif sering melakukan tindak penipuan.

Modusnya, tersangka akan mendatangi rumah warga pra sejahtera (miskin), untuk menawarkan beragam program bantuan dari pemerintah. Namun, jika ingin menerima bantuan dan tunjangan kesehatan, tersangka akan meminta sejumlah uang kepada setiap korbannya.

”Kasusnya masih dalam proses pendalaman, dari hasil penyidikan sementara tersangka sudah sering melancarkan aksi penipuan. Korbannya kemungkinan ada puluhan masyarakat miskin,” terang Nining yang baru saja menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Malang tersebut.

Terbaru, aksi penipuan yang dilakukan tersangka Arif ini terjadi pada Rabu (22/1/2020) sore. Tepatnya sekitar pukul 14.00 WIB, petugas Dinsos gadungan tersebut, mendatangi rumah beberapa warga yang ada di Dusun Sumbersari, Desa Jambesari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Semula para korban yang tidak paham jika yang dilakukan tersangka adalah modus penipuan, sempat menjamu kehadiran petugas dinsos gadungan tersebut. Namun, karena bertamu ke rumah warga terlalu sering dan selalu meminta sejumlah uang. Para korban yang merasa curiga akhirnya mengadukannya ke petugas PKH.

Mendengar keterangan puluhan korban itu, Ummy Sayyidah selaku petugas PKH yang mengoordinir warga miskin penerima bantuan di wilayah Desa Jambesari tersebut, akhirnya memilih melaporkan kejadian itu ke Polsek Poncokusumo.

Mendapat laporan, beberapa anggota kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Ketika mengetahui tersangka sedang beraksi di rumah salah satu warga, anggota korps berseragam coklat ini seketika meringkusnya.

Lantaran tidak bisa membuktikan jika dirinya merupakan petugas Dinsos, tersangka akhirnya dibawa ke kantor Mapolsek Poncokusumo demi proses penyidikan. ”Terhadap tersangka sudah kami lakukan penahanan, kasusnya masih ditangani Polsek Poncokusumo,” tutup Nining.