Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemeriksaan  tabrakan yang melibatkan mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang dan tujuh kendaraan warga sipil, yakni dua mobil dan lima sepeda motor, yang membuat gempar warga dan pengguna Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang, Selasa (21/1) pagi, masih berlanjut.

Sang driver, yang juga diketahui anggota Sabhara Polsek Kedungkandang Aiptu Koirul saat ini tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di Polda Jawa Timur (Jatim).

"Iya kami netral. Jadi, (pemeriksaan) dilakukan di Polda Jatim. Sementara sampai saat ini hasilnya masih belum ya, karena masih diperiksa. Kita nunggu saja," ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Harapantua Simarmata Permata saat dikonfirmasi awak media, Rabu (22/1).

Ia menjelaskan, terkait dugaan penyebab terjadinya tabrakan tersebut, polisi masih terus melakukan penelusuran. Pemeriksaan yang dilakukan terhadap pengemudi mobil patroli itu meliputi kejiwaan dan kesehatan fisik. Begitu juga dengan kondisi kendaraan yang dipakai sang driver. "Masih kami telusuri. Nanti kendaraan kami cek. Kesehatan maupun kejiwaan kami proses semua," imbuhnya.

Informasi yang menyebar ada dugaan bahwa pengemudi mobil patroli polisi mengalami human error, yakni  mengalami epilepsi. Namun, hal itu hingga saat ini masih belum diketahui dengan pasti.

Mantan wakapolrestabes Surabaya ini menegaskan tidak mau berandai-andai tanpa ada hasil resmi dari hasil pemeriksaan. Namun, kapolresta memastikan pengemudi mobil patroli tidak dalam keadaan mabuk saat berkendara.

"Oh nggak ada. Kalau mabuk tidak ada. Kami mengecek kesehatan dan ada unsur kelalaian atau tidak. Jadi, saya tidak bisa berandai-andai. Hang bisa memastikan semuanya di sini, dokter dari Polda Jatim," tandasnya.