Pelaku pencurian hp (berkacamata)
Pelaku pencurian hp (berkacamata)

MALANGTIMES - Misbah Eka Prasetio (18) warga Jl Gubeng Masjid Gang VI, Pacar Keling, Kota Surabaya harus menikmati masa remajanya dengan meringkuk di penjara dalam kurun waktu yang cukup lama.

Setelah tertangkap pada kasusnya yang pertama, yakni penipuan dan saat ini tengah menjalani proses hukuman sesuai pasal 378 ancaman hukuman empat tahun penjara, kasus baru kini menanti untuk menjerat remaja tersebut.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus, Simarmata, mengungkapkan jka MEP nantinya akan kembali menghadapi jerat hukum yakni kasus pencurian.

"Terdapat laporan seorang korban jika HP miliknya telah dicuri saat berada di mal. Ketika diperiksa pelaku mengakui juga telah mencuri HP dan dicocokkan dengan laporan korban memang sesuai. Saat ini tersangka memang masih menjalani hukuman pada kasus lain," jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya pelaku melakukan pencurian dengan cara memanfaatkan kelengahan korban. 

Saat itu, pelaku tengah duduk duduk di dalam Matos. 

Ketika duduk tersebut, pelaku mengetahui korban tengah bermain HP dan kemudian memasukkannya ke dalam tas ransel miliknya yang diletakkan di kursi yang ada di dalam mal.

"Setelah itu korban kemudian berbelanja dan meninggalkan tas miliknya di kursi mal. Disaat itulah pelaku yang melihat hal tersebut kemudian menuju kursi tempat korban meletakkan tasnya lalu membuka dan mengambil HP korban," jelasnya.

Setelah mengambil HP korban, pelaku lantas kabur dan membuang SIM card HP korban.

Setelah itu, tersangka pergi ke warnet untuk mengecek nomer IMEI HP korban apakah asli atau palsu.

"Dan disitu, kemudian pelaku mendaftarkan nomor IMEI HP tersebut dan membeli dushbook HP di toko online. Setelah itu dijual ke salah satu konter kawasan Soekarno Hatta," bebernya.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam dengan pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.