Suasana penyelamatan warga saat kebakaran (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)
Suasana penyelamatan warga saat kebakaran (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Nahas, di malam menjelang pergantian Tahun Baru salah satu rumah warga di Kelurahan Cipto Mulyo, Kota Malang hangus terbakar. Kebakaran tersebut, disinyalir muncul akibat percikan dari petasan yang dinyalakan saat memeriahkan pergantian malam Tahun Baru tersebut.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Kejadian tersebut bermula saat seorang pemilik rumah tengah menyapu halaman setelah digunakan untuk pesta makan bersama keluarga. Secara tiba-tiba percikan api muncul dari arah belakang rumah dan dengan cepat menjalar ke area depan.

Ia berteriak panik sambil memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan. Warga pun berhamburan keluar. Anggota Perlindungan Masayarakat (Linmas) wilayah tersebut sigap melakukan pertolongan pertama dalam pemadaman api. Mereka menggunakan kemampuan dan alat seadanya untuk menghalau api menyebar.

Tak lama, petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang dan langsung memberikan penanganan tercepat pemadaman api. Dari kejadian tersebut, salah seorang korban harus mengalami patah kaki yang serius. Sedangkan lainnya mengalami luka-luka. 

Jangan kaget dulu, kejadian tersebut hanya merupakan sebuah simulasi penanganan kebakaran dengan melibatkan anggota Linmas sebagai petugas yang berada paling dekat dengan masyarakat.

"Diadakan simulasi pagi ini, yang merupakan program dari Satpol PP Jawa Timur. Saya menyambut baik hal ini, karena di Kota Malang kerap sekali ada kejadian kebakaran," Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi di sela-sela acara Simulasi Bencana, Selasa (10/12).

Ia menjelaskan, penanganan kebakaran tidak hanya ditangani oleh petugas Damkar. Melainkan, anggota Linmas bisa turut berperan sebagai yang paling dekat dengan lingkungan masyarakat. "Anggota Linmas pun harus berperan, makannya kami tekankan untuk membentuk itu agar mereka bisa membantu mengantisipasi sebelum petugas pemadam kebakaran datang," imbuhnya.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Dengan kegiatan tersebut, lebih lanjut ia berharap peran petugas Linmas dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat leboh meningkat. "Jadi mereka tadi Linmas dantang dengan alakadarnya memadamkan api secara tradisional. Pakai pasir, pakai air biasa. Dari situ peran Linmas yang ada di Kota Malang yang perlu kita tingkatkan," pungkasnya.