Dari kanan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menlu Australia Marisa Payne, dan Menhan Australia Linda Reynolds di pertemuan ke-6 kedua negara, BNDCC, Bali, Jumat (6/12/2019). (Foto: istimewa)
Dari kanan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Menlu Australia Marisa Payne, dan Menhan Australia Linda Reynolds di pertemuan ke-6 kedua negara, BNDCC, Bali, Jumat (6/12/2019). (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Ada yang cukup menarik dalam pertemuan bilateral 2+2 Republik Indonesia-Australia antara Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) kedua negara tersebut di gedung BNDCC Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (6/12/2019).

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Dari 4 menteri yang datang, hanya ada satu sosok pria yang hadir. Yakni Menhan RI Prabowo Subianto. Prabowo menjadi sorotan saat berada di antara 3 perempuan pejabat negara di sana.

Ketiga menteri perempuan itu yakni Menlu Indonesia Retno Marsudi, Menlu Australia Marise Payne dan Menhan Australia Linda Reynolds. Prabowo mengatakan, dengan posisinya tersebut menunjukkan jika di area ketahanan negara hingga hubungan luar negeri, saat ini menunjukkan bahwa peran perempuan sangat kuat.

“Ini menunjukkan bahwa memang sekarang perempuan sudah memperlihatkan perannya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika di abad 21 peran perempuan terus berkembang dengan kesetaraan. Bahwa kemampuan perempuan tidak perlu diragukan lagi.

Bahkan Prabowo memuji Menlu RI Retno Marsudi, lantaran bangga bisa bekerja sama dengan Retno di Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

“Meskipun saya baru bekerja sama satu setengah bulan, Bu Retno itu saya lihat cukup tegas dan sangat hormat,” imbuh politis Partai Gerindra ini.

Sedang, Menhan Prabowo Subianto dan Menlu Retno melakukan pertemuan 2+2 dengan Menlu-Menhan Australia. Kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi maupun pertahanan.