Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Arif Tri Sastyawan S.STP, M.Si (Hendra Saputra)
Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Arif Tri Sastyawan S.STP, M.Si (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Kota Malang diwakili RT 07 Tlogomas kembali mendapatkan penghargaan dalam Program Kampung Iklim (Proklim) pada 17 November 2019 lalu. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan Hidup DLH Kota Malang, Arif Tri Sastyawan S.STP, M.Si saat dijumpai di ruangannya Senin (18/11/2019).

Penghargaan tersebut diberikan karena Kota Malang berhasil mempertahankan komitmennya untuk meningkatkan kualitas kampung yang ada di wilayah 'Bhumi Arema'.

"Tanggal 17 November kemarin, Kota Malang dalam hal ini Bapak Wali Kota Malang mendapatkan penghargaan dalam program Kampung Iklim kategori pertama. Kemarin diwakili oleh RT 07 Tlogomas, memperoleh penghargaan dari Gubernur sebagai pembina Program Kampung Iklim. Jadi intinya bahwa Gubernur memberikan apresiasi kepada 3 Kepala Daerah ini, karena sudah berhasil membawa wilayahnya sebagai pemenang lomba di tahun 2019 ini," ungkap Arif Tri Sastyawan kepada MalangTIMES.

Beberapa wilayah seperti RW 05 Sukun, RW 03 Sukun, RW 09 Pisang Candi, RW 03 Rampal Celaket, dan RW 04 Rampal Celaket Dan RW 05 Kelurahan Kidul Dalem juga masuk di kategori utama di 34 besar pertama.

"Kemarin ada berapa RW juga yang ikut lomba kampung berseri, dan masuk 30 besar. Yang kategori utama masuk di 34 besar yang pertama. Kalau yang utama tadi ada 34 RW, yang Madya ini hanya dari Tulungagung, Probolinggo, Gresik, Bojonegoro dan RW 05 Kelurahan Kidul Dalem," katanya.

"Jadi kemarin Pak RW 07 sudah ikut acara ini dan terus mendapat penghargaan, yang utama bisa naik ke Madya terus komitmen-komitmen yang sudah dijalankan saat ini termasuk pencegahan Gas Rumah Kaca (GRK), Program Proklim, Kampung bersih, itu lebih ditingkatkan lagi," imbuhnya.

Dalam hal ini Arif yang membahasakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengharapkan bahwa untuk pengelolaan lingkungan yang ada di wilayah Jawa Timur bisa lebih baik lagi.

"Kalau dari DLH harapannya nanti di tahun 2020 dan juara proklim bukan hanya 3 tapi lebih dari itu. Kalau 5 bisa naik semua, makanya kita perlu koordinasi juga dengan pihak-pihak terkait, dengan izin-izin ini harapan saya nanti, yang dari 10 besar Kampung Bersinar bisa mewakili kita untuk masuk di Proklim di 2020 nanti," paparnya.

Kini Arif mengaku bahwa seluruh RW yang sudah siap dengan lingkungannya hanya perlu meningkatkan inovasinya. Dan hal itu akan disiapkan untuk lomba di 2020. "Kebetulan Kepala Dinas sangat antusias, beliau juga mengharapkan nanti bisa di 2020 bukan hanya 1 atau 2 RW yang bisa masuk di Proklim, kalau bisa lebih dari itu untuk Kota Malang," pungkasnya.