ASN Pemkot Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
ASN Pemkot Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Badan Kepegawaian Nasional (BKN) telah membuka laman pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mula hari ini (Senin, 11/11). Akses kebutuhan formasi secara lengkap sudah mulai bisa dilihat di laman https://sscasn.bkn.go.id.

Pada periode ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menerima jatah 335 formasi. Kebutuhan tersebut yakni, untuk tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. 

Rincian jatah formasi di masing-masing bidang itu telah diumumkan Wali Kota Malang Sutiaji melalui surat keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI no 768 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kota Malang tahun anggaran 2019.

Sutiaji menyatakan, dari total jatah formasi untuk Pemkot Malang, yang paling banyak dibutuhkan masih pada bidang tenaga pendidik. "Posisi ini tetap diutamakan, karena selama ini tenaga guru masih banyak mengandalkan honorer," ujarnya.

Untuk tenaga pendidik yakni guru mendapat jatah formasi terbanyak sejumlah 148. Rinciannya, guru kelas ahli pertama sejumlah 81. Guru Penjasorkes Ahli Pertama sejumlah 9, kemudian guru agama islam ahli pertama sejumlah 9. Guru PPKN ahli pertama ada 4, guru Bahasa Indonesia ahli pertama sebanyak 6, guru Matematika ahli pertama ada 5, guru IPA ahli pertama sejumlah 3.

Selanjutnya, guru IPS ahli pertama sejumlah 4, guru Bahasa Inggris ahli pertama sejumlah 1, guru seni budaya ahli pertama sejumlah 7. Guru bimbingan konseling (BK) ahli pertama sebanyak 10, dan guru TK ahli pertama sejumlah 9.

Untuk bagian tenaga kesehatan, jatah formasinya sebanyak 101. Rinciannya, dokter ahli pratama sejumlah 8, nutrisionis terampil sejumlah 4, penyuluh kesehatan masyarakat ahli pertama sebanyak 14, perawat gigi terampil ada 7, perawat terampil sebanyak 17. 

Juga lowongan pranata Laboratorium Kesehatan terampil sejumlah 13, bidan terampil 16, sanitarian terampil sebanyak 15, serta perekam medis terampil ada 2. Selanjutnya, apoteker ahli pertama sebanyak 1, asisten apoteker ahli pertama ada 1, administrator kesehatan pertama sebanyak 2, dan okupasi terapis terampil 1.

Sedangkan untuk tenaga teknis, mendapat jatah 86 formasi. Rinciannya, Pengelola Informasi Produk Hukum sebanyak 1, auditor ahli pertama sebanyak 4, Analis Perencanaan sejumlah 1, Pengelola Bahan Perencanaan ada 1, Analis Kerja ada 1, Analis Pengelolaan Kekayaan Daerah sebanyak 1, Analis Angkutan Darat ada 1.

Kemudian, Analis Manajemen Lantas sejumlah 1, Penguji Kendaraan Bermotor Pelaksana/terampil ada 3, Pamong Budaya ahli pertama ada 1, Analis Perlindungan Perempuan sebanyak 1, Analis Konservasi Air dan Lingkungan Hidup sebanyak 1, Polisi Pamong Praja ahli pertama sejumlah 5. Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa ahli pertama sebanyak 15, Pranata Humas ahli pertama ada 3, Peneliti ahli pertama ada 1, Perencanaan ahli pertama sebanyak 1, Surveyor Pemetaan ahli pertama sebanyak 3.

Lalu, Penata Ruang ahli pertama sebanyak 2, Teknik Jalan dan Jembatan ahli pertama ada 2, Teknik Pengairan ahli pertama ada 1, Teknik Tata Bangunan dan Perumahan ahli pertama ada 1, Penyuluh Pertanian ahli pertama ada 1, Paramedik Veteriner terampil ada 1, Pekerja Sosial terampil sejumlah 4, Penyuluh Sosial ahli pertama sebanyak 1. 

Juga untuk Pustakawan terampil 1, Arsiparis terampil 1, Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan terampil sebanyak 13, Statistisi ahli pertama ada 2, Pranata Komputer Ahli Pertama ada 5, Pranata Komputer terampil sebanyak 2, Penera terampil ada 1, Instruktur ahli pertama ada 1, Pengantar Kerja ahli pertama ada 1.

Diketahui, untuk keterangan detail lebih lanjut terkait pendaftaran dan persyaratan CPNS 2019 akan terus di-update di laman http://bkd.malamgkota.go.id dan di https://sscasn.bkn.go.id.