Bupati Malang Sanusi (kiri) saat berada dalam sebuah acara (Nana)
Bupati Malang Sanusi (kiri) saat berada dalam sebuah acara (Nana)

MALANGTIMES - Penantian panjang terkait rencana kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari, akhirnya terbayar melalui tanda tangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di akhir bulan September 2019 lalu.

Rencana panjang mewujudkan kawasan khusus di wilayah peninggalan Kerajaan Singosari ini segera terlaksana, seiring bakal diserahkannya PP KEK Singosari oleh Kementerian Pariwisata RI, Selasa (08/10/2019) besok.

Hal ini dibenarkan oleh Bupati Malang Sanusi yang mengatakan, penyerahan tersebut memang akan dilakukan besok hari di Singosari. "Benar, rencana besok akan diserahkan oleh Kemenpar RI pak Arief Yahya. Ini akan menjawab pertanyaan khalayak terkait lanjut tidaknya pembangunan KEK Singosari," kata Sanusi, Senin (07/10/2019).

Kepastian regulasi  KEK Singosari inilah yang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang optimis atas rencana pembangunan ke depannya. Dimana, salah satu syarat evaluasi pembangunan KEK Singosari bisa dilanjut atau tidaknya ditentukan dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. "Target dari pusat memang 3 tahun untuk pembangunan KEK Singosari. Bila sesuai dengan rencana yang telah disepakati, maka pembangunan akan terus dilakukan. Begitu pula sebaliknya," ujar Sanusi.

Tapi, lanjutnya, pihaknya optimis bahwa target waktu yang diberikan oleh pemerintah pusat bisa terealisasi nantinya. "Kami optimis bisa, karena untuk sampai pada tahap ini kita telah bekerja keras cukup lama," tegasnya.

Seperti diketahui KEK Singosari nantinya akan menjadi kawasan digital nasional sekaligus menjadi wilayah industri pariwisata. Dimana, tiga desa yang akan jadi wilayah terbangun KEK Singosari ini akan jadi lokomotif dalam mempercepat tiga program strategis Kabupaten Malang. "Tentu dengan terbangunnya KEK akan menggerakkan perekonomian masyarakat sebagai bagian dalam mewujudkan kesejahteraan. Ini akan mempercepat program pengentasan kemiskinan," ujar Sanusi.

Begitu pula pariwisata yang nantinya akan terbangun serta telah menarik banyak investor sejak tahun lalu untuk menanamkan modalnya di KEK Singosari. "Cukup banyak investor yang tertarik dan akan menanamkan modalnya besar-besaran di Singosari. Ini tentunya modal besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Sanusi yang juga menegaskan dengan banyaknya calon investor secara langsung akan juga menyerap tenaga kerja yang banyak pada nantinya. "Angka pengangguran akan juga secara langsung turun dengan adanya hal itu," imbuhnya.

Ekses pada sektor pariwisata pun akan terungkit cepat. Dikarenakan KEK Singosari yang memang berbasis pada pariwisata pada nantinya.
Sanusi menjelaskan, dengan terbangunnya KEK Singosari akan berdampak langsung terhadap industri pariwisata di Kabupaten Malang. Dimana, akan banyak akses pendukung pariwisata yang tercover dengan keberadaan KEK Singosari. “Banyak destinasi  andalan yang akan terkena imbas terhadap keberadaaan KEK Singhasari nantinya. Inilah kenapa kami terus bekerja keras untuk mewujudkan KEK Singosari," pungkas Sanusi yang menegaskan optimis batas waktu selama 3 tahun bisa dimanfaatkan sebaiknya oleh pihak pengembang dan Pemkab Malang.