Asmadi Ketua DPRD Kota Batu periode 2019-2024. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Asmadi Ketua DPRD Kota Batu periode 2019-2024. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Asmadi, Cahyo Edi Purnomo, dan Sampurno sebelumnya tiga kandidiat itulah yang digadang-gadang menjadi ketu DPRD Kota Batu Periode 2019-2024. Namun sejak awal Asmadi yang mendapatkan panggilan dari DPD PDIP Jawa Timur untuk melakukan fit and proper test.

Rupanya, Asmadi lah yang mendapatkan kepercayaan dari DPD PDIP Jawa Timur menjadi Ketua DPRD Kota Batu periode 2019-2024. Lalu siapakah sosok Asmadi yang merupakan Ketua PAC Kecamatan Batu dan bendahara DPC PDIP Kota Batu ini?

Warga Jalan Cemara Kipas, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu ini merupakan anak dari seorang petani, yang hingga saat ini ia juga sebagai petani apel. Asmadi terjun di dunia politik dimulai pada tahun 2000 di Kecamatan Batu.

Suami Veronica Dwi F Wiraningrum memutuskan terjun di dunia politik dan langsung memilih partai ini lantaran memiliki pemikiran yang sama. “Jadi saya masuk dunia politik itu tahun 2000. Dan langsung menetapkan pilihan di partai berlambang kepala banteng moncog putih sampai sekarang dan gak pernah pindah,” kata bapak dua anak ini.

Di awal karirnya di partai tersebut ia bertugas sebagai satuan tugas di PAC PDIP Kecamatan Batu. Sejak saat itu ia merasa banyak tantangan yang dirasakan mulai dari internal hingga eksternal.

Apalagi jika sudah diberikan sebuah kepercayaan, menurutnya tidak bisa untuk bermain-main. “Ketika mendapat kepercayaan partai prinsip keterbukaan juga dipegangnya,” imbuhnya.

Terlebih saat ini ia diberi amanah menjadi ketua selama 5 tahun mendatang, banyak pekerjaan rumah, aspirasi dari masyarakat yang harus diwujudkan. Berbagai masalah seperti lahan pertanian yang semakin menyusut hingga ketimpangan ekonomi bisa teratasi. “Berbagai masalah seperti lahan pertanian yang semakin menyusut hingga ketimpangan ekonomi bisa teratasi. Ini yang saya dengar saat turun di lapangan,” tambah pria 46 tahun ini.

Hanya saja sebagai wakil rakyat ia tidak pernah membuat janji. Namun keinginannya bisa membuktikan dan mengusahakan aspirasi masyarakat Kota Batu. “Sebuah tindakan yang nantinya bisa memberikan pengaruh positif, jadi gak sekadar ngomong tapi memberikan bukti,” tutup alumnus Jurusan Agronomi, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang ini.