Tersangka M Rifai beserta barang bukti hasil kejahatan saat disita polisi (Foto : Polsek Pagelaran for MalangTIMES)
Tersangka M Rifai beserta barang bukti hasil kejahatan saat disita polisi (Foto : Polsek Pagelaran for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seorang tersangka penadah barang hasil curian diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Pagelaran.

Dia adalah M Rifai warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan. 

Pria 52 tahun ini, berurusan dengan pihak kepolisian lantaran terbukti menjadi penadah barang hasil curian berupa satu unit handphone (HP).

”Barang bukti yang kami sita dari tersangka Rifai adalah satu unit HP Samsung. Barang tersebut diperoleh tersangka dari seorang pelaku perampasan sepeda motor dan HP milik sopir ojek online (Ojol),” kata Kapolsek Pagelaran, AKP Amung Sri Wulandari, Senin (30/9/2019).

Terungkapnya kasus penadahan barang hasil curian ini, bermula dari keterangan tersangka perampasan yang bernama Tumiati alias Tum.

Di hadapan penyidik, salah satu warga Desa Sumbersuko, Kecamatan Tajinan ini, “bernyanyi” jika barang hasil rampasan yang dia peroleh dijual kepada seorang temannya yang bernama Rifai.

Mendapat keterangan tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Pagelaran dikerahkan ke lapangan guna menyelidiki keberadaan tersangka Rifai. 

Hingga akhirnya, polisi berhasil mengamankan pria yang berusia lebih dari setengah abad itu, saat yang bersangkutan sedang berada di kediamannya.

Semula Rifai sempat mengelak saat dituduh sebagai seorang penadah barang hasil curian.

Namun saat polisi menggeledah rumahnya yang berlokasi di Kecamatan Tajinan, petugas mendapati satu unit HP Samsung yang merupakan hasil curian.

Meski mengaku tidak mengetahui jika HP yang dibelinya ternyata barang hasil curian. 

Tersangka akhirnya hanya bisa pasrah saat digelandang petugas ke Mapolsek Pagelaran.

”Tersangka Rifai beserta barang bukti hasil curian sudah kami amankan guna kepentingan penyidikan. Saat ini kasusnya masih dalam tahap pengembangan,” terang Amung Sri Wulandari.

Seperti yang sudah diberitakan, pada akhir bulan Juli lalu Polsek Pagelaran mndapat laporan akan aksi perampasan. 

Korbannya adalah Andik Muhhamad Attamimi warga Desa Ringinsari, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe).

Di hadapan petugas, korban yang merupakan sopir ojol ini menaku jika sepeda motor Scoopy nopol N-5007-EES, serta satu unit HP miliknya telah dirampas seseorang.

Berawal dari sinilah polisi akhirnya bergegas memburu identitas pelaku. 

Dari hasil penyelidikan petugas, tersangka kasus perampasan tersebut mengarah kepada tersangka Tumiati yang langsung diamankan saat yang bersangkutan berada di rumahnya yang beralamat di wilayah Kecamatan Tajinan.

”Sementara ini masih HP saja yang kami sita sebagai barang bukti kejahatan, sedangkan barang bukti lainnya berupa satu unit sepeda motor hasil rampasan masih dalam tahap pengembangan,” terang anggota polisi yang juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Dampit ini.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini menambahkan sepeda motor milik korban yang dirampas tersangka Tumiati diakuinya sudah dijual kepada seseorang. 

Untuk itu, polisi masih memburu keberadaan barang hasil curian tersebut.

”Selain memburu keberadaan pelaku lainnya yang diduga terlibat, kami juga masih mengembangkan kasusnya. Diduga komplotan ini sudah sering melancarkan aksi perampasan. Sedangkan terhadap tersangka Rifai kami jerat dengan pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil curian,” tutup Amung Sri Wulandari.