Pengurus dan anggota Ikamala saat melakukan rapat persiapan agenda Makrab di Coffee Times (Foto : A Yahya / MalangTIMES)
Pengurus dan anggota Ikamala saat melakukan rapat persiapan agenda Makrab di Coffee Times (Foto : A Yahya / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dengan diiringi lantunan musik dan secangkir kopi, puluhan anggota Ikamala (Ikatan Mahasasiswa Lamongan) Unisma (Universitas Islam Malang) nampak ganyeng saat berada di Coffee Times, Kamis (26/9/2019) malam. Kehadiran puluhan mahasiswa ke kafe yang berlokasi di Pasar Terpadu Dinoyo lantai dua ini, bertujuan untuk melakukan rapat sekaligus persiapan agenda Makrab (Malam Keakraban).

”Besok (Sabtu 28/9/2019) hingga Minggu (29/9/2019) Ikamala bakal menggelar agenda Makrab di Coban Talun. Untuk itu kami selaku pengurus dan anggota Ikamala melakukan rapat sekaligus persiapan dan pemantapan acara Makrab di Coffee Times,” kata Azmil Nazar selaku pembina Ikamala.

Dalam pembahasan agenda tersebut, lanjut Azmil, turut serta dihadiri oleh 35 peserta rapat maupun anggota Ikamala. Dimana dalam forum itu, juga dijadikan ajang untuk sosialisasi acara yang bakal digelar besok (Sabtu 28/9/2019). ”Kemarin yang datang lumayan banyak, jadi butuh tempat yang luas. Makanya kami mengadakan rapat sekaligus persiapannya di Coffee Times, karena disana tempatnya luas jadi bisa menampung puluhan anggota Ikamala yang hadir,” terang Azmil.

Selain tempatnya yang luas, kata Azmil, lokasi Coffee Times yang berdekatan dengan beberapa kampus yang ada di Malang, juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi organisasi Ikamala memilih Coffee Times untuk menjalani serangkaian agenda rapat. ”Dulu kami kalau ada agenda rapat dilaksanakan di kampus (Unisma), tapi sekarang kan ada pembatasan jam malam. Jadi kami berinisiatif untuk melaksanakan rapat di Coffee Times, soalnya buka sampai malam,” ungkap Azmil.

Azmil dan kawan-kawan juga terkesan dengan beberapa menu yang disajikan oleh pihak penggelola Coffee Times. Salah satu menu yang jadi favorit anggota Ikamala adalah Kopi Selir. ”Menu itu (Kopi Selir) adalah kesukaan kami Mas, soalnya itu kopi khas Lamongan. Jadi kami ikut bangga ada yang jual kopi khas daerah kami di Malang,” tuturnya.

 

 

Selain sibuk mempersiapkan agenda Makrab, organisasi Ikamala ini juga sedang mempersiapkan acara Diskusi Kedaerahan. Dalam acara tersebut, bertujuan untuk meningkatkan rasa kebudayaan para mahasiswa asal Lamongan yang ada di Malang.

”Ke depan kami ada acara Diskusi Kedaerahan, rencananya bakal diselenggarakan kalau tidak di kampus ya di langganan kami, yakni Coffee Times. Pada acara diskusi tersebut, kami akan mengundang Bupati Lamongan atau kalau tidak ya pejabat pemerintah lainnya seperti misalnya Sekda Lamongan,” ujar Azmil.

Sebagai informasi, di Coffee Times ini selain bisa dijadikan tempat nongkrong, para pengunjung juga diberikan fasilitas bagi yang menghendaki menyelenggarakan acara rapat, diskusi, hingga Nobar (nonton bareng).

Selain tempatnya yang luas dan fasilitas yang memadai, menu yang disajikan juga sangat bervariatif. Di antaranya berbagai menu kopi andalan yang meliputi kopi moro seneng, kopi selir, kopi ambyar, kopi tubruk, kopi bromo, kopi ijen, tubruk susu, french pres, v60, vdrip dan kopi luwak.

Selain minuman yang disajikan dalam menu panas dan hangat, Coffe Times juga menyajikan menu yang bisa dinikmati secara dingin. Yakni es kopi susu, ice milkshake kacang hijau, moccachino, macchiato, cappuchino, cokelat susu, dan beberapa menu menarik lainnya.

Kemudian untuk menu yang bisa disajikan dalam kondisi panas dan dinginnya ada susu, cokelat, teh, teh tarik, milkshake, cokelat susu, Josua, dan sebagainya. Berbagai varian menu tersebut dijual dengan harga yang sangat terjangkau, dari Rp 4 ribu hingga Rp 20 ribu.