MALANGTIMES - Berbicara terkait keberadaan Alien, serupa melihat jejak peradaban manusia di dunia. Walau kerap menjadi pro dan kontra terkait ada atau tidaknya Alien, para peneliti dari berbagai komunitas terus melakukan penelusuran dan jejak makhluk kontroversial yang terkenal lewat berbagai film besutan Hollywood.

Berbagai jejak pencarian Alien ini pun tersebar di berbagai catatan penelitian, kesaksian orang-orang yang melihat keberadaan makhluk yang sepanjang sejarah jadi pertanyaan besar, sampai pada berbagai buku. Walaupun, sampai saat ini belum ada data akurat yang menjelaskan adanya kehidupan lain selain di bumi. Tapi, tidak berarti, pencarian sosok Alien ini pudar dan menghilang di era teknologi yang semakin pesat saat ini.

Bahkan, pemerintah Amerika Serikat pun, pernah melakukan penyelidikan khusus dengan menggelar proyek Sign Operation untuk mengungkap keberadaan Alien. Setelah proyek Sign dilanjut dengan proyek Grudge pada 1949 untuk pelaksanaan dan penyelidikan panjang mengenai UFO yang diduga pesawatnya para Alien. Tak lama setelah itu, proyek ini berubah menjadi Proyek Buku Biru. Hasil penyelidikan ini adalah dengan tersusunnya lebih dari 12.000 penampakan UFO atau peristiwa terkait dari 1952 hingga 1969.

Kisah-kisah lainnya bertebaran dari kesaksian dari berbagai belahan dunia. Dimana, rata-rata, para penyaksi ini menceritakan pernah melihat bahkan ada yang juga pernah diculik oleh para Alien.

Bertolak dari itulah, seorang akademisi dari Oxpord’s Oriental Institue bernama dr Young-hae Chi pun dibuat penasaran. Dirinya pun melakukan penelitian terkait berbagai kisah penculikan manusia oleh Alien sekaligus terkait adanya perubahan iklim di bumi saat ini. Dr Chi percaya, bahwa berbagai rangkaian peristiwa tersebut mempunyai korelasi kuat satu sama lainnya. Dimana, Alien memang bukan sekedar cerita isapan jempol semata.

Dari rangkaian penelitiannya itu, dr Chi mempublikasikan hasilnya pertama kali di koran kampus Oxford Studen, 29 April 2019 lalu. Sebuah hasil yang tentunya sangat menggemparkan dan membuat kontroversi berkepanjangan. Dimana, dalam hasil penelitiannya, Dr Chi menyampaikan teori, bahwa Alien memang ada dan hidup di bumi. Baik di masa lalu sampai saat ini. Bahkan, menurutnya, Alien sudah sangat lama beternak manusia.

“Bukan hanya manusia biasa (yang diternak Alien, red), tapi Alien juga sedang mengembangkan makhluk hibrida Alien dan manusia. Ini hasil penelitian saya sejak tahun 2012, baik saat saya mengajar di kampus maupun di kalangan akademisi lain,” ungkap Dr Chi seperti dilansir dailymail.co.uk.

Dr Chi juga melanjutkan, bahwa keberadaan Alien tersebut dalam melakukan aktivitasnya beternak manusia maupun melakukan pengembangan makhluk hibrida di bumi dalam upaya menyelamatkan planet Bumi dari kehancuran atau perubahan iklim saat ini.

“Bukan hanya ilmuwan dan teolog, tetapi juga spesies non-manusia yang tampaknya sangat peduli tentang kemampuan bertahan hidup spesies manusia." ujarnya yang juga menambahkan, "Mungkin lebih atau kurang diasumsikan bahwa proyek hibrida adalah respon terhadap runtuhnya peradaban manusia yang akan datang," Imbuh Dr Chi.

Pernyataan kontroversial Dr Chi dituangkannya juga dalam buku barunya yang ditulis dalam bahasa Koreo dengan judul, “Alien Visitations dan End of Humanity.” Dimana dalam buku tersebut juga disampaikan, bahwa para makhluk hibrida alien-manusia sudah hidup di tengah-tengah rasa manusia. Namun, lanjutnya, kita belum mengetahuinya saja. Selain itu Dr Chi juga menyebutkan, bahwa terdapat empat jenis Alien yang hidup di bumi bersama manusia. Yakni, Alien berjenis dan berpostur kecil, tinggi dan berani, bersisik dengan mata ular, dan seperti serangga.

Walau banyak juga yang tidak mempercayai dan menganggap hasil penelitian Dr Chi berangkat dari imajinasi. Dr Chi menampik dan menyebut, bahwa teorinya tidak berangkat dari sebuah imajinasi. Ia meneliti kasus manusia yang mengklaim telah diculik Alien. Dalam pengamatannya, terdapat kesamaan signifikan pada kasus penculikan Alien yang satu dengan yang lainnya, sehingga akhirnya ia menghasilkan teori kontroversial tersebut.

Walau menampik adanya ketidakpercayaan atas teori yang dihasilkannya terkait Alien di Bumi, Dr Chi juga menegaskan, dirinya masih mencari lebih banyak bukti untuk mendukung pandangannya itu.