Pasar Besar  Kota Malang (Foto: Istimewa)
Pasar Besar Kota Malang (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Tiga tahun mangkrak pasca kebakaran besar 2016 silam, Pasar Besar Kota Malang perlahan menemui babak baru. Ya, rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk melakukan revitalisasi pasar ini, tengah menunggu rekomendasi dari Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menyatakan proses kajian konstruksi tengah dalam tahap menunggu rekomendasi yang telah dimintakan langsung kepada Dekan Fakultas Teknik ITS. Hal itu berkaitan dengan kompetensi yang akan digunakan dalam pengelolaan Pasar Besar kedepannya seperti apa.

"Tim dari ITS ini disepakati oleh kami dengan pihak PT Matahari Department Store. Saat ini kan dalam proses, dan bangunan itu kan pernah terbakar. Jadi secara kekuatan konstruksinya nanti akan seperti apa masih dikaji," ujar dia kepada awak media, Rabu (18/9).

Ia menjelaskan, untuk mengetahui nantinya apakah bangunan Pasar Besar bakal dilakukan rekondisi atau tidak memang harus dikuatkan dari pihak yang memiliki kompetensi. Telebih, hal ini juga nanti yang akan menentukan kelanjutan kerjasama dengan PT Matahari Department Store.

"Nah, yang harus mengatakan, yang harus melakukan, yang harus mengkaji ya memang orang yang punya kompetensi itu. Sehingga apakah itu nanti cukup direkondisi atau tidak. Kalau rekondisi, pihak Matahari bersedia melanjutkan kerjasama," imbuhnya.

Sementara, dari Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemkot Malang dengan PT Matahari Department Store diketahui masih berlangsung hingga tahun 2034 mendatang. Pihaknya, tetap menghormati kesepakatan bersama antara kedua belah pihak.

"Saat ini memang iya (masih kerjasama dengan Pemkot Malang), dan berakhirnya itu kan di 2034. Sehingga kami tetap menghormati dan menghargai perjanjian yang sudah disepakati bersama. Pihak mereka (Matahari) memang berharap agar secara teknis keputusan untuk bangunan Pasar Besar ini bisa direkondisi," pungkas dia.