Tersangka Yulias Adis Ribowo beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)
Tersangka Yulias Adis Ribowo beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Polsek Turen for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Satu dari empat orang pelaku kasus pencurian berhasil diringkus jajaran kepolisian Polsek Turen, Selasa (17/9/2019) malam. Tersangkanya adalah Yulias Adis Ribowo warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran. Pria 21 tahun ini diringkus polisi karena terbukti melakukan pencurian berbagai barang berharga dan satu unit televisi.

”Sebelum kami amankan, tersangka Adis ini sempat menjadi buronan polisi selama tiga bulan. Hingga kini tim masih melakukan pengembangan guna mengamankan tiga tersangka lainnya yang turut terlibat kasus pencurian tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi, Rabu (18/9/2019).

Diperoleh keterangan, aksi komplotan pencurian yang beranggotakan empat orang ini terjadi pada 9 Juni 2019 lalu. Ketika itu, tersangka Adis bersama ketiga orang temannya, sempat berkeliling ke seputaran kawasan Kecamatan Turen.

Hingga akhirnya saat melintas di depan rumah Masudy, yang berlokasi di Jalan Sukarno Hatta, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, komplotan pencuri yang mengetahui jika rumah tersebut sedang kosong, akhirnya sepakat untuk melancarkan aksi pencurian.

”Dari hasil penyidikan, modus yang digunakan komplotan pencurian ini untuk masuk kedalam rumah korban adalah dengan cara merusak pintu belakang rumah yang mereka sasar,” terang anggota polisi yang akrab disapa Soleh ini.

Ketika berhasil masuk kedalam rumah, lanjut Soleh, komplotan pencurian ini langsung mencari barang berharga yang bisa mereka curi. Salah satu barang milik korban yang dicuri adalah televisi.

Setelah berhasil menggondol beberapa barang berharga milik korban. Komplotan pencuri ini langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Beberapa saat kemudian, Masudy dan keluarganya yang pulang ke rumah usai berpergian, mendapati berbagai barang berharga miliknya sudah hilang. Merasa baru saja menjadi korban pencurian, pria 43 tahun itu akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Turen langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, salah satu pelaku pencurian ini mengarah kepada Yulias Adis Ribowo.

Namun meski sudah beberapa kali disatroni polisi di rumahnya, tersangka Adis selalu tidak ada di tempat. Hingga akhirnya Selasa (17/9/2019) malam, polisi mendapat informasi jika tersangka sedang berada di kawasan Jalan Makam Umum, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran.

Mendapat informasi tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Turen langsung dikerahkan ke lapangan guna melakukan penangkapan. Ketika diamankan petugas, tersangka hanya bisa pasrah dan mengakui segala perbuatan pencurian yang dia lakukan bersama ketiga orang temannya.

”Berdasarkan keterangan tersangka Adis, barang hasil curian yang mereka dapatkan langsung dijual. Sedangkan uang hasil penjualan dibagi rata dan digunakan untuk foya-foya,” sambung Soleh.

Selain mengamankan seorang tersangka, satu unit televisi merk polytron juga disita polisi sebagai barang bukti hasil curian. ”Kami sudah mengetahui identitas ketiga pelaku lain yang sementara ini masih berstatus buron. Anggota sudah saya instruksikan untuk melakukan penyelidikan akan keberadaan ketiga pelaku tersebut,” ungkap anggota polisi yang juga pernah menjabat sebagai Kasubag Humas Polres Malang ini.

Hingga berita ini ditulis, polisi juga masih mengorek keterangan dari tersangka Adis. Diduga kuat, komplotan pencuri yang berjumlah empat orang ini, sudah sering melancarkan aksi pencurian di beberapa lokasi lainnya.

”Terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat),” tutup Mantan Kanit Reskrim Polsek Dampit ini, saat dikonfirmasi MalangTIMES.