Suji, tukang becak pelaku curanmor yang sering beraksi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Suji, tukang becak pelaku curanmor yang sering beraksi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES -  Suji (46), yang berprofesi sebagai tukang becak, diciduk polisi pada 29 Agustus 2019 lalu. Ternyata, selain berprofesi sebagai seorang tukang becak, Suji  juga merupakan seorang pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) kelas kakap.

Baca Juga : Keluarkan Surat Edaran, Mulai Besok Bupati Malang Minta Warga Tidak Keluar Rumah

Banyak aksi curanmor yang dilakukan Suji. Bahkan dari sejumlah aksinya, 40 kendaraan sepeda motor berhasil disita. Jika ditotal sebagai kerugaian materil, 40 motor tersebut senilai Rp 209 juta. 

Ke-40 sepeda motor tersebut ditemukan di beberapa titik maupun disita dari penadah motor curian. "Penangkapan pelaku ini setelah petugas melakukan penyelidikan dan berhasil mendeteksi keberadaan Suji. Ia ditangkap di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Malang," jelas Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander.

Penangkapan pelaku sendiri bermula dari laporan Wahyudi (29), warga Muharto, Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang. Wahyudi telah kehilangan sepeda motor  saat membeli kabel. 

"Modus yang digunakan pelaku dengan merusak kunci kontak motor korban. Pelaku memang sengaja mencari korban yang lengah terhadap kendaraannya," papar kapolres.

Baca Juga : Polisi Akui Kejahatan Jalanan Kota Malang Meningkat Usai Program Asimilasi

Pihak kepolisian saat ini terus melakukan pengembangan terhadap Suji. Kuat dugaan, dalam beraksi, Suji tak sendiri dan merupakan komplotan jaringan pelaku curanmor.

Saat ini, akibat perbuatannya, pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan hukuman tujuh tahun penjara menunggu Suji.