MALANGTIMES - Korban tewas akibat miras oplosan di Kelurahan Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang, Agus Triwanto (36), usai menengak miras di Punden yang ada di kawasan Jalan Simpang Candi Panggung (14/9/2019), saat pulang ke rumah tak terdapat tanda-tanda kesakitan usai berpesta miras.

Hal itu dibenarkam Amrin, ayah dari Agus. “Ndak teriak sakit. Ya biasa saja. Saya kira, dia hanya tidur biasa, karena habis begadang kan,” bebernya.

Agus pertama kali ditemukan oleh Amrin (16/9/2019). Saat itu, Amrin baru saja pulang dari sawah dan akan menunaikan salat Dzuhur di lantai dua rumahnya. Namun ketika akan salat, ia melihat kejanggalan dimana pintu kamar Agus dalam kondisi terbuka, serta bantal miliknya berada di depan kamar.

Karena itu, kemudian Amrin masuk ke kamar Agus dan menemukan anak bungsunya itu tergeletak di lantai dengan posisi meringkuk dan berselimut sprei. Amrin pun kemudian mencoba membangunkan Agus, namun tak ada respons, sampai akhirnya kemudian Amrin melihat muka Agus telah membiru dan dicek lagi Agus sudah tidak bernafas. "Saya kemudian panggil ibunya, dan sempat tanya Agus itu kenapa. Tau Agus begitu Ibunya teriak histeris itu," jelasnya.

Sebelumnya, tiga warga Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tewas setelah menengak miras yang diduga oplosan di sebuah Punden yang ada di kawasan Jalan Simpang candi Panggung. Ketiga warga tersebut yakni Agus, Rizal dan Warnu.

Pihak kepolisian saat ini juga tengah melakukan pencarian terhadap penjual miras dan juga berkoordinasi dengan pihak media guna mengungkap penyebab kematian para korban.