Tersangka Sodiq beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Tersangka Sodiq beserta barang bukti hasil curian saat diamankan polisi (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setelah sempat selama tiga bulan menjadi buroanan, seorang pelaku kasus pencurian akhirnya berhasil diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Pakisaji, Senin (16/9/2019) malam.

Tersangkanya adalah Sodiq warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.

”Tersangka Sodiq ini sempat menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) karena kasus tindak pidana pencurian travo las listrik,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, Selasa (17/9/2019).

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, aksi pencurian yang dilakukan pria 22 tahun ini terjadi pada 15 Juni 2019 lalu. 

Sedangkan barang yang dicuri adalah satu unit travo las listrik milik tetangganya yang bernama Siswati warga Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Unit Reskrim Polsek Pakisaji langsung dikerahkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan. 

Hasilnya dari keterangan beberapa saksi yang dihimpun polisi, tersangkanya mengarah kepada Sodiq.

Namun, setiap kali disatroni di rumahnya, tersangka selalu tidak ada. Hingga akhirnya, sekitar tiga bulan berselang, tepatnya pada hari Senin (16/9/2019) malam. 

Polisi mendapat informasi dari masyarakat setempat, jika Sodiq sudah pulang ke rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung diterjunkan ke rumah tersangka yang beralamat di Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji. 

”Selain mengamankan tersangka, kami juga menyita satu unit travo las listrik yang dicuri tersangka saat menggeledah rumahnya,” terang anggota polisi yang akrab disapa Ainun ini.

Perwira polisi dengan pangkat tiga balok dibahu ini mengaku, jika hingga saat ini kasusnya masih dalam tahap penyidikan. 

Diduga kuat, pria yang berusia lebih dari kepala dua tersebut sudah sering melancarkan aksi pencurian di beberapa lokasi lainnya.

”Akibat perbuatannya tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan (Curat),” tutup Ainun yang juga pernah menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Malang ini, saat dikonfirmasi oleh MalangTIMES.com.