MALANGTIMES - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang menaruh perhatian besar akan kebutuhan bahan pangan pokok bagi masyarakat yang lansia dan berkebutuhan khusus dengan menyalurkan bantuan sosial berupa sembako melalui kecamatan.

Selasa (17/9/2019), MalangTIMES yang datang di Kecamatan Sukun langsung disuguhkan pemandangan dua petugas dari Dinsos Kota Malang dan beberapa petugas dari Kecamatan Sukun yang membagikan sembako untuk lansia dan disabilitas.

Petugas pembagian sembako dari Dinsos Kota Malang, Aisyah Kusuma mengatakan bahwa bantuan sosial (bansos) yang disalurkan berjumlah 120 penerima setiap pembagian.

"Pembagian sembako untuk disabilitas dan lansia ini setiap kecamatan ada 120, dengan rincian lansia 40 dan disabilitas 80 penerima," ujar Aisyah kepada MalangTIMES.

Lanjut Aisyah, petugas Dinsos yang ramah ini mengaku bahwa pembagian bansos untuk lansia dan disabilitas berbeda jumlahnya.

"Untuk lansia nya ini 10 kali dan sudah berjalan mulai Juli, sementara untuk disabilitas itu 9 kali," katanya. 

"Jadi pembagian ini tidak selalu tiap bulan, bisa sebulan dua kali, tapi yang jelas bentuknya sama. Dan penerima sudah menerima jadwalnya," imbuhnya.

Untuk diketahui, bahwa pembagian bansos itu didalamnya terdapat paket yakni beras 10 kilo, biskuit 2 pack, dan susu 1 bungkus. 

"Semoga masyarakat bisa berguna dan memanfaatkan bantuan ini untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari," terangnya.

Sementara itu salah satu penerima bansos dari kategori disabilitas, Kevin Rivelino Putra (12) yang datang bersama ibundanya yakni Setia Herdiana dari Kelurahan Tanjungrejo bersyukur atas bantuan yang diterima untuk anaknya yang menderita tuna grahita sedang itu.

"Alhamdulillah juga, karena dari sembako ini cukup membantu sekali. Semoga kedepan ada bantuan lagi, dan lancar, karena kami cukup terbantu dengan adanya bantuan sembako ini," ungkap Setia Herdiana mewakili anaknya.