SW (tengah) beserta kuasa hukumnya saat mengadukan kasus penyebaran foto bugil dan perzinaan yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)
SW (tengah) beserta kuasa hukumnya saat mengadukan kasus penyebaran foto bugil dan perzinaan yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Malang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Upaya jemput bola yang dilakukan pihak SW (inisial) untuk jemput bola terkait aduan kasus dugaan penyebaran foto bugil dan perzinahan, yang menyeret nama anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang, menemui kendala. 

Hal ini menyusul adanya kabar jika SW tengah jatuh sakit saat hendak menemui ketua tim tujuh, Senin (16/9/2019) siang.

”Hari ini kami memang ada agenda untuk menemui pak Agus Salim (ketua tim tujuh), rencananya siang ini. Tapi saat saya konfirmasi tadi pagi mbak SW kondisinya sedang kurang sehat, jadi untuk sementara kami pending dulu,” kata Kuasa Hukum SW, Dahri Abd Salam, saat dikonfirmasi MalangTIMES.com, Senin (16/9/2019).

Seperti yang sudah diberitakan, salah satu anggota DPRD Kabupaten Malang yang diketahui berinisial KC, diadukan oleh istri sirinya dengan dugaan kasus penyebaran foto bugil dan perzinahan yang dilakukan terhadap SW.

Seolah kebakaran jenggot, partai berlogo sembilan bintang ini langsung melakukan rapat gabungan guna pembahasan pembentukan tim tujuh, Kamis (12/9/2019). Pada agenda yang diadakan di kantor DPC PKB Kabupaten Malang yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Kepanjen ini. 

Dewan Syuro dan Tanfidz DPC PKB Kabupaten Malang, sepakat untuk membentuk tim tujuh yang ditugaskan untuk melakukan investigasi dan tabayyun terkait aduan yang dilakukan oleh SW. Dimana pada tim yang beranggotakan 7 orang tersebut, menunjuk Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Malang, Agus Salim sebagai pimpinan tim tujuh.

Pada saat itu, tim tujuh ditarget mampu mendapatkan klarifikasi kejelasan permasalahan dalam kurun waktu selama lima hari terhitung sejak resmi terbentuk. Namun hingga berita ini ditulis, upaya yang dilakukan tim tujuh masih terkesan jalan di tempat.

Belakangan diketahui KC memilih untuk menghilang semenjak namanya santer diberitakan media masa. Sedangkan SW, meski mengaku sering dihubungi oleh tim tujuh. Wanita asal Kecamatan Bululawang ini terkesan ogah memenuhi panggilan jika tidak didampingi oleh kuasa hukumnya.

Disisi lain, Sabtu (14/9/2019) SW dikabarkan tengah memenuhi panggilan ke Polres Malang. Hal itu menyusul adanya somasi dan pelaporan yang diajukan KC terhadap SW akan dugaan penipuan dan penggelapan sejumlah uang.

”Kalau ditanya kapan, kami belum bisa memastikan. Tapi nanti pasti kami kabari lagi kalau ada agenda ketemu DPC (Dewan Pimpinan Cabang) atau tim tujuh,” sambung Dahri saat ditanya wartawan terkait agenda bertemu Tim Tujuh.

Sebagai tambahan, tim penyusun tata tertib DPRD Kabupaten Malang diagendakan melakukan pertemuan rapat, Senin (16/9/2019) siang. Namun pada agenda yang dijadwalkan sekitar pukul 13.00 WIB itu, KC tidak nampak menghadiri acara yang dilangsungkan di Ruang Rapat Badan Musyawarah tersebut.

Mengetahui hal ini, MalangTIMES.com kemudian mencoba untuk mencari perkembangan kasus aduan penyebaran foto bugil dan perzinahan itu ke Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin.

Saat ditanyakan terkait progres dari tim tujuh. Muslimin memilih untuk irit bicara. Bahkan saat ditanya apakah sudah bisa menemui KC, lagi-lagi pihaknya terkesan tak mau menjawab pertanyaan wartawan.

”Wah saya kurang jelas kalau ditanya progres yang sudah dicapai tim tujuh, kan sudah ada yang ditugaskan. Jadi jangan tanya ke saya, tanyakan langsung ke tim tujuh saja,” ujar Muslimin sembari pergi meninggalkan wartawan media online ini.