Petugas gabungan saat mendistribusikan air bersih kepada warga yang terkena musibah kekeringan (Foto : Polsek Jabung for MalangTIMES)
Petugas gabungan saat mendistribusikan air bersih kepada warga yang terkena musibah kekeringan (Foto : Polsek Jabung for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi sebagian masyarakat Jawa Timur, bulan September sering diartikan dengan istilah kasep-kasep’e sumber (puncak kekeringan). Terbukti, saat memasuki bulan September, ratusan warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Jabung khususnya di Dusun Gunung Kunci menderita kekeringan.

”Sudah sekitar satu bulan belakangan ini, sumber air yang ada di Dusun kami mengalami kekeringan,” kata Kartono, salah satu warga Dusun Gunung Kunci, Desa/Kecamatan Jabung.

Guna memenuhi pasokan kebutuhan air, lanjut Kartono, pihaknya dan para warga Dusun Gunung Kunci harus rela mencari air ke dusun sebelah. Namun minimnya peralatan, membuat warga hanya bisa mengambil seperlunya. ”Air yang kami ambil dari dusun sebelah paling hanya cukup untuk masak dan sesekali untuk mandi,” keluh Kartono.

Akibat musibah kekeringan yang sudah terjadi sejak sebulan belakangan ini, warga juga terpaksa sedikit mengabaikan hewan ternak yang mereka pelihara. Sebab minimnya pasokan air, membuat warga Dusun Gunung Kunci lebih memprioritaskan pasokan air guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

”Warga disini mayoritas peternak sapi perah. Namun semenjak kekeringan melanda, hasil susu yang diproduksi sapi yang kami pelihara hasilnya mengalami penurunan,” terang Kartono.

Menanggapi hal ini, petugas gabungan dari perangkat pemerintahan Kecamatan Jabung, jajaran kepolisian, serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Malang, melakukan peninjauan ke lokasi yang terdampak kekeringan. ”Mulai tadi sore (Minggu 15/9/2019) kami sudah mendistribusikan bantuan air bersih ke warga Dusun Gunung Kunci. Rencananya ada sekitar tiga tangki berkapasitas 4 ribu liter air bersih yang bakal kami distribusikan kepada warga yang terdampak kekeringan,” kata Kapolsek Jabung AKP Syamsul Hidayat.

Mengetahui adanya petugas gabungan yang membagikan air bersih, puluhan warga langsung berhamburan menghampiri truk tangki tersebut. Mulai dari ember hingga jurigen, nampak dibawa oleh warga yang sedang mengantri mendapatkan jatah pasokan air bersih.

”Ini tadi satu truk tangki berisi 4 ribu air bersih hanya cukup untuk memasok sekitar 37 KK (kepala keluarga). Guna memenuhi kebutuhan warga yang lainnya, tim sudah saya instruksikan untuk menambah pasokan air malam ini juga,” kata perwira polisi dengan tiga balok dibahu ini.

Terpisah, Camat Jabung Hadi Sucipto menuturkan jika musibah kekeringan yang terjadi di wilayah pemerintahannya memang rutin terjadi di setiap tahunnya. Setiap memasuki musim kemarau, sumber air yang ada di wilayah Kecamatan Jabung selalu mengalami kekeringan.

”Ada dua wilayah yang menjadi langganan kekeringan, yakni Dusun Gunung Kunci dan Desa Kemiri. Di dua daerah tersebut, selalu menjadi langganan musibah kekeringan saat memasuki musim kemarau panjang,” tutup Hadi.