Warga tengah mengirimkan paket di Kator Pos Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Warga tengah mengirimkan paket di Kator Pos Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Persaingan bisnis jasa kurir paket dan dokumen belakangan ini makin ketat dengan bermunculannya beragam perusahaan pengiriman. Tak ingin terlibas pasar, PT Pos Indonesia (Persero) kini memberi layanan sameday service alias pengiriman cepat dalam satu hari sampai.

Kepala Kantor Pos Indonesia Malang Agung Janarjono mengungkapkan, layanan tersebut sekaligus menjawab tantangan perkembangan bisnis jual beli online yang membuat kebutuhan jasa kurir terus meningkat. "Perkembangan bisnis online di Malang ini sangat pesat, sehingga kami turut mendukung dengan memberikan layanan pengiriman yang cepat, aman dan praktis," ujarnya.

Program sameday service tersebut dinamakan layanan Q9. Pasalnya, time limit (batas waktu) pengiriman barang maksimal 9 jam. Setiap harinya, pengirim paket bisa melakukan pengiriman hingga pukul 16.00 WIB. "Layanan pengiriman barang satu hari sampai ini, sampai sekarang masih khusus di Pulau Jawa dan ibu kota provinsi di luar Pulau Jawa. Dengan batas maksimal 9 jam di hari yang sama," sebutnya.

Artinya, paket bisa diantar ke penerima lebih cepat menyesuaikan jarak dan waktu pengiriman. "Jadi paket bisa sampai di penerima kurang dari 1 jam, 2 jam, 3 jam, dan seterusnya. Bergantung jam mengeposkan, semakin cepat kiriman diposkan akan lebih cepat pula barang tersebut diantar kepada penerima," jelasnya. 

Menurut Agung, layanan Q9 ini memiliki banyak keunggulan. Misalnya, adanya servis jemput kiriman (pick-up service) oleh pasukan O-Ranger dengan menghubungi Call Center Kantor Pos. Kedua, hingga akhir Desember 2019 tersedia promo gratis ongkos kirim untuk pengiriman berikutnya apabila kiriman tidak tiba di hari yang sama. 

Tak hanya itu, menurut Agung, Layanan Q9 membuka layanan Cash on Delivery (COD) atau bayar di lokasi tujuan dengan persetujuan dari pengirim dengan aplikasi payment Pos Giro Mobile. "Untuk menjamin keamanan dan kepercayaan, tersedia notifikasi yang akan dikirim kepada penerima barang sesaat setelah kiriman di pos-kan melalui loket Kantor Pos, O-Ranger maupun Agenpos," tambahnya.

Untuk tarif, ada dua komponen yang dihitung. Yakni berat paket dan lokasi penerima paket. Di tahap awal layanan Q9 ini, berat maksimal paket yang dikirimkan yakni 5 kilogram. "Tarifnya dihitung per kilogram, besaran biaya pengiriman dilihat kota tujuan. Mulai dari Rp 12 ribu dan paling mahal Rp 17 ribu per kilogram," urai Agung.

Agung menyebut, layanan tersebut diharapkan dapat mendukung para pengusaha kecil hingga besar dalam menjalankan usahanya. "Bagi para  pebisnis online dan pelaku UKM, aspek kecepatan, keamanan dan kepraktisan pengiriman barang menjadi bagian penting dari kesuksesan usaha," pungkasnya.