MALANGTIMES - Rakyat Indonesia kehilangan meninggalnya Presiden Republik Indonesia ke 3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, ia wafat pada usia 83 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu (11/9/2019). 

Rasa kehilangan itu bukan hanya bagi rakyat Indonesia bahkan dunia.

Lantaran sosoknya ilmuwan sekaligus teknokrat yang banyak meninggalkan warisan bagi Tanah Air. 

Kejeniusan doktor konstruksi pesawat lulusan Jerman itu bahkan diakui dunia, terutama di bidang teknologi dirgantara.

Berikut warisan teknologi yang ditinggalkan oleh istri Ainun Habibie ini, antara lain:

1. Pesawat N-250

Pesawat N-250 adalah pesawat penumpang yang merupakan rancangan asli PT Dirgantara Indonesia, penggunaan huruf N pada nama pesawat itu merupakan singkatan nusantara.

Pesawat tersebut menjadi satu-satunya pesawat terbang turboprop di dunia yang menggunakan fly by sore dengan jam terbang selama 900 jam.

2. Pesawat c-130 Hercules

Bapak BJ Habibie juga dikenal juga dikatakan ikut merancang pesawat lokheed Maetin c-130 Hercules. 

Pesawat dengan empat mesin turboprop yang memiliki fungsi membantu tugas militer. 

Bahkan, pesawat ini sanggup mengangkut berbagai macam kargo dan mampu mendarat di landasan terbatas.

3. Pesawat Ekslusif Hansa Jet 320

Selain membuat pesawat komersial dan juga militer, rupanya Hansa Jet 320 ini juga merupakan hasil dari kerja kerja BJ Habibie yang merupakan pesawat jet Ekslusif.

4. Pesawat R-80

Pesawat R-80 ini merupakan pesawat yang dirancang oleh PT Region Aviasi Industri (RAI), perusahaan yang didirikan oleh Habibie dan juga putra sulungnya. 

Pesawat yang dirancang dengan teknologi terbaru ini merupakan lanjutan dari pesawat N-250 yang juga hasil ciptaan Habibie namun masih dalam tahap pengembangan.

5. Pesawat Dornier Do 31

Pesawat ini adalah jet transportasi hasil eksperimen VTOL Jerman Barat. 

Dirancang di bawah kontrak NATO dari BMR-3 dan dibuat oleh Donier. 

Namun sayangnya, proyek ini dibatalkan pada tahun 1970 karena tingginya biaya dan banyak aspek lainnya.