MALANGTIMES - Perpustakan merupakan urat nadi dan jantung bagi negara yang maju. Oleh sebab itu, perpustakaan harus lebih membuka diri mengikuti perkembangan zaman, khususnya dalam bidang teknologi informasi.

Hal inilah yang dilakukan oleh Perpustakaan SD Anak Saleh. Mengikuti perkembangan zaman, Perpustakaan SD Anak Saleh kini memanfaatkan aplikasi Senayan Library Management System (SLiMS).

Kegunaannya, untuk mengelola bahan pustaka atau koleksi literasi di perpustakaan yang kini mencapai ribuan buku bacaan. Ribuan buku tersebut tertata rapi di masing-masing rak sesuai dengan kode.

SLiMS adalah perangkat lunak pengelolaan perpustakaan yang pertama kali dikembangkan dan digunakan oleh Perpustakaan Kemendikbud. Saat ini, SLiMS telah banyak digunakan berbagai perpustakaan di Indonesia.

Waka Kurikulum SD Anak Saleh, Andreas Setiyono SKom menjelaskan, penggunaan SLiMS sebagai bentuk upaya menuju Sekolah Literasi.

"SD Anak Saleh per (7/8) 2019 ini sudah mengelola sekitar 2000-an buku bacaan yang dipajang di rak perpustakaan untuk dimanfaatkan sebagai sumber belajar," ujarnya.

SD Anak Saleh juga memanfaatkan taman yang berada di belakang sekolah sebagai pengembangan perpustakaan sekolah. Pertimbangan nya, tempatnya lebih representatif, sejuk, dan nyaman untuk kegiatan membaca.

Pengawas SD Dinas Pendidikan Kota Malang Jupri MPd usai melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring di satuan pendidikan jenjang SD wilayah Gugus 7 Lowokwaru beberapa waktu yang lalu memberikan apresiasi yang tinggi terhadap SD Anak Saleh.

”Saya berharap agar pengelolaan perpustakaan di seluruh sekolah menggunakan SLiMS, karena lebih efektif. Terlebih sekarang era digital, pemanfaatan IT sangat dibutuhkan untuk pengembangan perpustakaan,” ucapnya.