Korban kecelakaan Reynold Andika Candra saat menjalani perawatan di meja oprasi (Foto : Pos Lantas Polsek Kepanjen for MalangTIMES)
Korban kecelakaan Reynold Andika Candra saat menjalani perawatan di meja oprasi (Foto : Pos Lantas Polsek Kepanjen for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Minuman keras (miras) kembali memakan korban. Kali ini giliran Reynold Andika Candra (30) warga Desa Panarukan, Kecamatan Kepanjen yang mengalami kejadian nahas usai menengak miras, Kamis (1/8/2019) dini hari. 

”Diduga mabuk saat berkendara menyebabkan korban tidak sadar jika motor yang dikendarainya berhaluan terlalu ke tengah. Akibatnya korban mengalami kondisi kritis usai menghantam truk,” kata Kanit Pos Lantas Polsek Kepanjen, Iptu Yoyok Supandi.

Diperoleh keterangan, insiden kecelakaan tragis ini terjadi di Jalan Raya Panji, Kecamatan Kepanjen, sekitar pukul 03.30 WIB. Semula korban diketahui mengendarai sepeda motor Vario nopol N-5907-EET, dari arah selatan dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di kilometer 03-04 arah Kepanjen menuju Turen, kKorban yang saat itu mengendarai kendaraan dalam kondisi mabuk, tiba-tiba oleng ke tengah jalan. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan juga melaju truk nopol N-8993-DL, yang dikemudikan Witono (45) warga Desa Amandanom, Kecamatan Dampit.

Lantaran jarak yang terlalu dekat, membuat kedua pengguna jalan tersebut tidak bisa menguasai laju kendaraan mereka. Hingga akhirnya, kecelakaan tak bisa dihindarkan.

Masyarakat sekitar serta pengguna jalan yang mengetahui insiden ini, sempat berupaya menyelamatkan korban. Namun karena kondisi pengendara sepeda motor nampak tak sadarkan diri, warga akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, petugas Laka Lantas Polres Malang diterjunkan ke lokasi kejadian. Sedangkan Reynold Andika Candra yang terkapar tak sadarkan diri, langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. ”Korban hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, lantaran mengalami luka parah dibagian kepala serta kedua tangannya mengalami patah tulang. Selain itu beberapa jari korban juga ditemukan terputus di lokasi kejadian,” sambung Yoyok kepada MalangTIMES.com, Jumat (2/8/2019).

Selain mendalami hasil olah TKP, polisi juga masih memburu keterangan dari beberapa saksi mata. ”Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan, kasusnya masih dalam tahap penyidikan,” tutup mantan Kanit Laka Lantas Polres Malang ini.