Sidang paripurna DPRD Kota Malang. (Ilustrasi/Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Sidang paripurna DPRD Kota Malang. (Ilustrasi/Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Penarikan pajak secara online dinilai menjadi salah satu terobosan yang baik untuk mencegah kebocoran. Sebab, selama ini, pajak menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang memiliki potensi cukup besar, tapi juga tak menutup kemungkinan mengalami kebocoran.

Meski begitu, anggota DPRD Kota Malang tetap meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap sistem yang digunakan. Debgan demikian, penerapan sistem online tersebut dapat berjalan dengan baik serta mampu menambah jumlah wajib pajak (WP) untuk bisa membayarkan pajaknya.

"Pemkot Malang juga perlu mempersiapkan peralatan secara maksimal bagi pelaksanaan sistem online," kata anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Golkar  Arief Budiarso dalam sidang paripurna belum lama ini.

Menurut dia, jika lalai dalam mengoperasikan layanan secara online, maka dapat merugikan WP maupun Pemkot Malang sendiri. Sehingga peralatan yang digunakan harus bisa dimaksimalkan sebaik-baiknya untuk bisa mencegah kebocoran. "Terlebih alat yang digunakan pasti harganya tidak murah," imbuhnya.

Tak hanya itu. Arief  juga menyampaikan agar Pemkot Malang melakukan pengawasan dan penelitian terhadap penghalusan pajak kedaluwarsa pasca-dicabutnya ranperda tentang perubahan kedua atas Perda Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pajak Daerah.

"Sosialisasikan penghapusan tersebut agar tidak terjadi pungutan yang menyalahi kewenangan dan jabatan," kata Arief.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Kota Malang Fraksi Hanura-PKS Purwono Tjokro Darsono. Dia menyebut agar dinas pengampu pajak memanfaatkan potensi yang ada sebaik-baiknya. Termasuk salah satunya menarik pajak bagi WP yang selama ini masih belum membayarkan kewajibannya.

"Terutama perusahaan besar seperti Oppo yang banyak menunggak dengan nominal ratusan juta. Segera diselesaikan agar tidak menular ke perusahaan lainnya," tandasnya.