Hadapi Kemarau, Pemkab Malang Siapkan Personel dan Mobil Tangki Air

MALANGTIMES - Kabupaten Malang, setiap tahun masih didera kekurangan air bersih, khususnya saat musim kemarau tiba. Bahkan, beberapa wilayah di kecamatan yang ada di Kabupaten Malang, masih masuk wilayah merah kekeringan. Seperti di 11 kecamatan yang masuk wilayah rawan kekeringan. 

Daerah yang dimaksud adalah Kecamatan Singosari, Kalipare, Lawang, Pagak, Donomulyo, Jabung, Sumbermanjing Wetan, Sumberpucung, Bantur, Gedangan dan Ngantang.

Kondisi itulah yang membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, telah bersiap untuk menghadapi musim kemarau yang dimungkinkan berkepanjangan di tahun ini.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, persiapan menghadapi kekeringan diberbagai wilayah, telah dilakukan. Baik dengan menyiagakan sejumlah personel sampai dengan mempersiapkan mobil tangki air untuk mendistribusikan air bersih.

"Untuk menghadapi kekeringan kita telah mempersiapkannya. Walaupun sampai saat ini, masih belum ada laporan dari desa-desa untuk meminta bantuan air bersih," kata Bambang Istiawan, Kepala BPBD Kabupaten Malang, Jumat (12/07/2019).

BPBD Kabupaten Malang pun telah memetakan wilayah kekeringan di tahun 2019 ini. Dimana dari data BPBD tercatat ada sebanyak 19 desa di 9 kecamatan yang memiliki potensi kekeringan dan membutuhkan distribusi air bersih. 

"Kita petakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan di 9 kecamatan dengan 19 desa. Tapi sekali lagi sampai saat ini dari desa itu masih belum ada ajuan untuk meminta bantuan air. Ini dimungkinkan ketersedian air bersih masih relatif aman," ungkapnya.

Sembilan Kecamatan yang dimaksud itu adalah  di kecamatan Singosari, Donomulyo, Pagak, Lawang, Jabung, Sumbermanjing Wetan, Kepanjen, dan Bantur, serta Donomulyo.

Kesiapan Pemkab Malang menghadapi musim kemarau, bukan hanya dilakukan BPBD saja. Tapi, juga melibatkan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK), maupun Perumda Tirta Kanjuruhan.

Adanya pengurangan wilayah kekeringan di Kabupaten Malang, dari 11 kecamatan menjadi 9 saat ini. Menurut Bambang dikarenakan beberapa wilayah saat ini telah memiliki sumur bor, misalnya di wilayah Jabung.

“Dengan adanya sumur bor tersebut sangat membantu dalam menghadapi musim kemarau," ucap Bambang yang juga menegaskan, pihaknya tetap akan menyiagakan 10 unit truk tangki dalam menyuplai air bersih, bila sewaktu-waktu desa meminta bantuan.  

 

Top