MALANGTIMES - Salah satu mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) bernama Doni Hermawan beberapa waktu yang lalu terpilih menjadi finalis Muslim World Conference yang dilaksanakan di Malaysia.

Doni merupakan salah satu mahasiswa yang terpilih dari ratusan pendaftar. Hal ini tentu tidak mengherankan, sebab Doni memang memiliki background dan kompetensi yang kuat untuk menjadi salah satu finalis dalam Muslim World Conference.

“Saya punya background di sana. Saya dulunya lulusan pesantren MTs di Tebuireng, Aliyah di Bahrul 'Ulum Tambakberas. Jadi saya masih ada korespondensi lah untuk ikut acara tersebut walaupun jurusan saya manajemen," ungkapnya kepada MalangTIMES.

Dengan riwayat pendidikan selama 6 tahun di pesantren, Doni memanfaatkan semua ilmu yang didapat untuk mengembangkan keterampilannya, mengikuti lomba-lomba, dan aktif di berbagai organisasi di kampus.

Selain menjadi finalis, dalam konferensi yang bertema perdamaian dan kesadaran halal ini Doni mendapat penghargaan sebagai The Best Delegate dan Youth Muslim Peace Ambassador atas karya ilmiahnya, bersanding dengan delegasi negara Malaysia, Gambia, Syria, dan Yaman.

“Di sana, saya bisa belajar, mendapat pengalaman lebih, di mana saya di sana bertemu dengan delegasi-delegasi yang luar biasa dari berbagai negara, seperti Yaman, Malaysia, dan Indonesia sendiri. Itu yang sangat berharga buat saya karena saya juga bisa bertukar pendapat tentunya," jelasnya.

Dengan berbekal ilmu yang ia pelajari selama enam tahun di pondok pesantren, ia memiliki banyak mindset positif yang diterapkannya, yakni berani mencoba, mandiri, tetap berusaha, dan tidak takut gagal. Dan itulah yang dilakukannya dalam mengikuti Muslim World Conference ini.

“Saya apply sendiri. Urusan keterima atau enggak itu urusan belakang. Mindset saya seperti itu, apapun itu. Apply beasiswa ataupun World Muslim Conference ini yang penting saya daftar, mau keterima atau enggak itu urusan belakang” pungkas lulusan Pondok Pesantren Bahrul 'Ulum Tambakberas tersebut.

Atas prestasinya ini Doni juga mendapat rekomendasi untuk melanjutkan kuliah S2 atau S3 di International Islamic University Malaysia (IIUM) tanpa melalui tes atau seleksi.