Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh saat melakukan rilis di kantor BNN Kota Batu, Jumat (12/7/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh saat melakukan rilis di kantor BNN Kota Batu, Jumat (12/7/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Selama satu bulan penyelidikan, tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu berhasil meringkus pasangan suami istri inisial NG (41) dan istrinya (21) penjual bakso. Mereka ditangkap lantaran mengkonsumsi sekaligus mengedarkan narkoba. 

Ke dua tersangka itu ditangkap pada 2 Juli 2019 lalu pukul 17.00 di rumah kontrakan Dusun Segundu, Desa Sumbergondo, Kecamatan Bumiaji. Saat ditangkap mereka tidak melakukan perlawanan. 

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan beberapa barang bukti. Yakni 3 plastik kecil berisi sabu-sabu kurang lebih seberat 2,36 gram.

Lalu 3 buah alat hisap sabu-sabu atau bong. Kemudian 6 buah korek api, 1 bendel pembersih telinga, 1 buah kotak mika berisi potongan sedotan, dan 2 buah gadget.

Kepala BNN Kota Batu AKBP Mudawaroh mengatakan, tim BNN Kota Batu melakukan penyelidikan selama satu bulan setelah mendapati informasi dari masyarakat sekitar. Kemudian langsung dilakukan penangkapan terhadap tersangka.

“Dari keterangan kedua tersangka pengedar dan pemakai narkotika tersebut diperoleh keterangan bahwa narkotika berasal dari seorang berinisial SNA (Daftar Pencarian Orang) warga Kecamatan Bumiaji,” kata Mudawaroh. 

Hingga saat ini SNA masih dalam DPO, timnya terus melakukan pemantauan terhadap tersangka. Sedangkan pasutri ini mengkonsumi narkoba untuk stamina tubuh. 

Akibat perbuatannya itu pasangan ini dijerat pasal 112 ayat (1) Jo dan pasal 132 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. 

Menurutnya untuk menekan angka pengguna narkotika, pihaknya terus melakukan kampanye khususnya di sekolah-sekolah. 

“Kami terus melakukan penekanan dengan kampanye ke masyarakat, pelajar di sekolah untuk selalu menekan angka penyalahgunaan di Kota Batu ini,” tutupnya.

End of content

No more pages to load