PAD Tinggi, Tiga Program Strategis Bisa Melesat Cepat

MALANGTIMES - Harapan besar Plt Bupati Malang Sanusi atas adanya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) didasarkan pada percepatan pembangunan di tiga program strategis di Kabupaten Malang.

Yakni, pengentasan kemiskinan, optimalisasi pariwisata dan daya dukung lingkungan hidup.

Pasalnya, dengan menyisakan periode sekitar satu tahun, terbilang cukup banyak pembangunan yang memerlukan anggaran besar.

Dimana, tidak semua pembangunan tersebut bisa didanai olehanggaran pemerintah pusat atau provinsi. 

Misalnya, pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di berbagai wilayah perdesaan.

Kondisi ini pula yang membuat Sanusi mendorong seluruh jajarannya untuk meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. 

"Melalui PAD tinggi, tentunya kita bisa melakukan berbagai pembangunan yang lebih luas di berbagai wilayah. Sehingga bisa menunjang percepatan pembangunan di tiga program strategis kita," kata Sanusi, Kamis (11/07/2019).

Plt Bupati Malang ini mencontohkan terkait pembangunan infrastruktur pariwisata yang masih membutuhkan penanganan secara luas dan anggaran besar. 

Dimana, dengan menggeliatnya sektor pariwisata berbasis perdesaan, maka infrastruktur pendukungnya pun menunggu untuk dibangun.

Sehingga antara lokasi wisata dan jalur jalan penghubungnya terkoneksi secara nyaman dan aman bagi para wisatawan.

"Misalnya di wisata Pujon Kidul yang jalannya diperlebar atau rencana pemasangan paving di wisata Boom Pring. Serta objek wisata lainnya yang tentunya juga menunggu untuk dibangun. Peran penting dengan tingginya PAD, maka pembangunan itu bisa direalisasikan cepat," ungkapnya.

Bukan hanya disektor pariwisata, peran penting PAD juga bisa mempercepat berbagai program lainnya. 

Di pelayanan dasar pendidikan, misalnya yang terkait kebutuhan pembiayaan BOSDA, dan tentunya tidak bisa dianggarkan dari bantuan keuangan pusat. 

PAD yang tinggi bisa jadi solusi, sehingga bantuan operasional daerah untuk lembaga sekolahan bisa beriringan dengan BOS pusat.

"Sehingga kondisi pendidikan pun akan terus meningkat, karena pembiayaan berlapis. Begitu pula di kesehatan dan beberapa sektor perekonomian lainnya," pungkas Sanusi.


 

 

Top