MALANGTIMES - Apes memang nasib dari Yanto (28), tukang sampah warga asli Dusun Andongbang, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan yang sehari-harinya tinggal Jl Putra Yudha II, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Sebab, niat ingin mencari tambahan penghasilan, malah harus mengantarkannya ke sel jeruji besi. Hal itu berawal dari Yanto yang salah menjual barang tersebut kepada pembelinya, yang ternyata bukan orang biasa. Pasalnya pembelinya merupakan seorang polisi.

Pelaku ditangkap pada Selasa (9//7/2019) pukul 00.30 WIB, setelah petugas mendapatkan informasi, jika pelaku merupakan pengedar narkoba. Selanjutnya, petugas kemudian melakukan penyelidikan selama empat hari mencari keberadaan Yanto.

"Dari situ anggota kemudian menemukan Y, dan kemudian melakukan transaksi dengan Y. Ahkirnya sepakat untuk bertransaksi disebuah cafe. Anggota langsung melakukan penyamaran di tempat yang sudah ditentukan," beber Kasar Reskoba Polres Malang Kota, AKP Samsul Hidayat.

Setelah tiba di salah satu kafe di Kota Malang, petugas mendapati keberadaan Yanto. Di sana petugas langsung melakukan transaksi. Setelah pelaku menyerahkan barang kepada petugas, tak menunggu lama, petugas langsung membekuknya.

"Kedapatan itu, pelaku tak dapat mengelak. Dari tangannya ditemukan barang bukti Sabu seberat 1,50 gram. Saat ini tersangka masih terus diperiksa untuk pengembangan," jelasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku terpaksa harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel jeruji besi. Pelaku terancam pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukuman lima sampai 20 tahun penjara.