MALANGTIMES - Dari jumlah peminat sebanyak 55.871 melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Universitas Brawijaya (UB) Malang menerima sebanyak 5.615 mahasiswa. Jumlah tersebut terbagi ke dalam 75 prodi S1 (termasuk lima prodi PSDKU di UB Kediri).

Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian UB menduduki posisi dua besar prodi saintek dengan peminat 2.202 orang. Di kelompok Soshum, prodi Ilmu Hukum berada di peringkat dua peminat terbanyak dengan jumlah 2.584 orang.

Tahun ini, UB juga mencatatkan nilai rerata tertinggi peringkat sembilan kelompok Soshum dengan angka 613,36.

Sementara untuk bidik misi sebanyak 827 diterima melalui jalur SBMPTN.

“Dengan jumlah bidik misi sebanyak 827 pada jalur SBMPTN dan 532 pada jalur SNMPTN, maka kita sudah memenuhi target bidik misi yang ditetapkan pemerintah sebanyak 10 persen dari jumlah kuota Maba yang diterima,” ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof Dr Aulanni'am DVM DES.

Seperti yang diketahui, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) baru saja mengumumkan  hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2019 pada Selasa, 9 Juli 2019. Peserta yang mengikuti SBMPTN se Indonesia sejumlah 714.652 peserta.

UB merupakan universitas dengan jumlah peminat SBMPTN terbanyak se Indonesia dengan jumlah peminat mencapai 55.871. Posisi kedua hingga kesepuluh peminat SBMPTN terbanyak se-Indonesia diduduki Universitas Sebelas Maret (48.735); Universitas Diponegoro (48.440); Universitas Pendidikan Indonesia (48.231); Universitas Negeri Semarang (44.937); Universitas Padjadjaran (41.970); Universitas Hasanuddin (41.846); Universitas Jember (40.173); Universitas Negeri Yogyakarta  
(38.007); dan Universitas Sumatera Utara (36.585).

Aul menjelaskan, untuk SBMPTN tahun ini, nilai yang diambil murni dari UTBK.

"Berbeda dengan universitas lain yang mungkin menyediakan kriteria lain untuk daftar SBMPTN. Di UB nilai 100 persen diambil dari UTBK dan tidak ada kriteria lain seperti portofolio prestasi," katanya.

UB menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yaitu, SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi mandiri. Kuota yang ditetapkan masing-masing adalah 30 persen untuk jalur SNMPTN, 40 persen untuk SBMPTN, dan 30 persen untuk seleksi mandiri.

Banyaknya peminat UB dikatakan Aul salah satunya dipengaruhi oleh banyak program studi yang ditawarkan mulai dari teknik, pertanian, kedokteran hingga agroteknologi.

“Dari akreditasi-akreditasi yang dipilih lima puluh persen telah terakreditasi A,” pungkasnya.