MALANGTIMES - Setelah ramai modus pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dengan menggunakan alat skimming, kini muncul modus pembobolan ATM baru. 

Polres Malang Kota, saat ini, tengah mengantisipasi adanya modus pembobolan mesin ATM dengan modus yang tergolong baru, yakni mematikan aliran listrik dengan remote.

Sebab, modus tersebut, telah terjadi di wilayah Jakarta. Para pelaku juga terorganisir dengan memiliki peran dan tugas masing-masing hingga seringkali sukses melakukan aksinya. Namun aksi dari lima pelaku di Jakarta tersebut telah berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya, belum lama ini (26/6/2019).

Para pelaku, melakukan aksinya dengan membagi tugas.  Ada yang melakukan observasi mencari lokasi ATM yang memang sepi, kemudian, ada yang bertugas untuk mencabut steker masin ATM dan memasang dengan steker remote.

Kemudian ada yang mengawasi lokasi ATM dan mengalihkan perhatian warga, ada pelaku yang bertugas mengambil uang di ATM, ada pelaku yang menjadi pengemudi mobil untuk mereka segera kabur setelah beraksi.

Saat beraksi, pelaku memasukan ATM seperti wajarnya saat mengambil uang. Pelaku kemudian memilih nominal masksimal dari limit transaksi perhari di ATM. 

Setelah memasukan ATM dan memasukan PIN dari ATM pelaku serta memilih nominal transaksi, kemudian uang akan diproses untuk segera dikeluarkan. Dan saat itulah, pelaku mematikan listrik sehingga saldo mereka tidak jadi terpotong.

Setelah itu, uang yang masih tertahan pada tempat keluar uang karena listrik dimatikan, oleh pelaku dicukil menggunakan sebauh obeng yang sudah disiapkan dan dimodifikasi khusus. Sesudah itu pelaku lantas segera kabur.

Mengenai modus baru tersebut, Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK, SH, MH menjelaskan saat ini, belum ada temuan pembobolan ATM dengan modus tersebut.

Namun meskipun begitu, pihaknya tak mau menganggap remeh situasi. Sehingga disini, anggota jajaran Polres maupun Polsek, selalu gencar untuk melakukan patroli-patroli tempat rawan, termasuk lokasi-lokasi ATM maupun bank-bank.

"Patroli tetap rutin dilakukan. Anggota juga bersenjata lengkap saat patroli lokasi-lokasi rawan kejahatan seperti pertokoan, kawasan mall, toko emas, lokasi parkir, dan lokasi perumahan sebagai antisipasi tindakan kejahatan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau, agar masyarakat juga berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungannya. Jika memang mengetahui hal-hal atau kejadian yang mencurigakan, agar segera menginformasikan kepada petugas, sehingga bisa segera dilakukan tindakan.