MALANGTIMES - Menahan emosi, memang penting dalam segala hal. Sebab, bukan tidak mungkin, jika anda tak mampu mengontrol emosi anda, dan kemudian justru melakukan tindakan di luar batas, maka hal tersebut bisa mengantarkan anda ke Hotel Prodeo.

Seperti yang dialami oleh M Yaji (44) warga Jl Bido, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Lantaran emosi dengan tetangganya, saat ini ia malah harus mendekam di sel Polsek Sukun.

Ia ditangkap Polsek Sukun di Pos Satpam Perum Sukun Permai Jl Cucak Rowo, Kecamatan Sukun, Kota Malang (28/6/2019), setelah mengamuk dan membawa kapak di tempat umum serta hendak membacok tetangganya bernama Handiyanto (61) warga Jl.Mergan Lori II A, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Informasi yang diperoleh MalangTIMES, jika kejadian tersebut bermula, dari kehilangan tabung LPG yang dialami oleh Handiyanto. Kemudian Handiyanto menceritakan hal tersebut kepada Yaji yang saat itu berada di Pos Keamanan Perum Sukun Permai.

Diduga karena Yani merasa tersinggung dengan obrolan yang mungkin karena merasa dituduh mengambil, ia marah dan lantas mengancam Handiyanto dengan kapak yang ia bawa.

Karena ketakutan dan merasa nyawanya terancam, Handiyanto selanjutnya segera saja melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukun.

Petugas yang mendapatkan laporan, segera saja menuju lokasi untuk mengamankan pelaku.  Dan saat tiba di Pos Keamanan Perum Sukun Permai, Yaji digeledah petugas dan didapati kapak yang ia gunakan untuk mengancam Handiyanto. Saat ini pelaku masih mendekam di jeruji besi Polsek Sukun.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK, SH, MH, melalui Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tried Hananta membenarkan kejadian tersebut. Saat diamankan, pelaku kedapatan membawa senjata tajam.

"Saat diamankan kedapatan bawa sajam berjenis kapak. Tersangka dikenakan Undang-Undang (UU) Darurat nomor 12 tahun 1951, Pasal 2 ayat 1, ancaman paling lama 10 tahun," pungkasnya.