MALANGTIMES - Tidak hanya mengabdi di masyarakat pada umumnya, mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) juga mengabdi di daerah terluar Indonesia melalui Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) Nusantara.

Hal ini dinyatakan oleh ketua LP2M UIN Malang, Dr Hj Tutik Hamidah MAg. Tutik mengungkapkan, LP2M UIN Malang tengah mempersiapkan program pengabdian KKM Nusantara.

“KKM Nusantara ini dibiayai oleh LP2M. Dibiayai transportasinya, dan juga living costnya disubsidi. Hanya saja, karena dibiayai LP2M, maka jumlah mahasiswanya juga tidak banyak, tergantung pada kemampuan LP2M,” jelas Tutik.

Tahun ini, LP2M akan mengirim 7 mahasiswa dari fakultas yang berbeda-beda untuk melaksanakan pengabdian di daerah terluar Indonesia, tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur.

Syarat-syarat mengikuti KKM Nusantara sama dengan persyaratan KKM UIN Mengabdi, yakni memenuhi 100 SKS. Namun, karena jumlah mahasiswa yang terbatas, LP2M harus berkoordinasi dengan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan setiap fakultas untuk mengirim 1 mahasiswa perwakilan fakultas.

Adapun tujuan utama KKM Nusantara tidak lain untuk membekali mahasiswa agar dapat bersosialisasi dengan baik di tempat yang memiliki tantangan tinggi.

“Paling tidak, ada perwakilan dari mahasiswa itu (yang) pergi jauh dari zona amannya,” tandas Tutik.

Sebelum ada KKM Nusantara, mahasiswa mengikuti KKM Mengabdi. Selasa ini (2/7), ratusan mahasiswa mengikuti program Pembekalan KKM UIN Mengabdi Tahap II di Aula Fakultas Humaniora.

Program pembekalan merupakan satu dari sekian rangkaian persiapan LP2M UIN Malang untuk melaksanakan KKM kedua tahun ini. 

Dijelaskah oleh Tutik, program KKM UIN Mengabdi sengaja dilaksanakan dua kali supaya bisa menyesuaikan dengan jadwal seluruh mahasiswa. Jadwal yang dimaksud adalah jadwal Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang berbeda-beda antarfakultas.