MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang terus mengeksplorasi berbagai strategi dan formula menarik dalam mewujudkan kualitas pendidikan di berbagai sekolah.

Setelah menerapkan berbagai aplikasi digital dalam pelayanan pendidikan, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang kembali mengenalkan formula asyik dalam proses belajar mengajar di berbagai sekolah di bawah kewenangannya. Khususnya bagi para guru sebagai garda depan pendidikan.

Ada enam formula yang harus dimiliki para guru untuk menerapkan strategi tersebut. Yakni, mengajak membaca siswa, menjadikan guru seorang panutan, sering memberikan pujian, mengeksplorasi kreativitas siswa, mengarahkan penggunaan gadget siswa, serta menceritakan biografi orang sukses.

"Enam formula itu yang akan jadi strategi meningkatkan kualitas di tingkat siswa. Saat para guru mampu menerapkannya, maka sesuai kebijakan akan terwujud terbentuknya peningkatan akademis dan penguatan karakter," kata M Hidayat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Senin (01/07/2019).

Dayat-sapaan akrab Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, melanjutkan, bahwa kualitas pendidikan indikatornya bukan hanya nilai akademis saja. Tapi, juga pembentukan moral di kalangan pelajar dan kinerja bagi para pendidik.

"Nilai akademis dan terbentuknya moral menjadi satu kesatuan dalam menilai suatu kualitas dalam pendidikan. Terutama di era saat ini. Karenanya para guru perlu menguasai enam formula itu," ujarnya. 

Mantan wartawan ini juga memberikan contoh terkait penerapan enam formula yang disampaikan itu. “Jangan batasi kreativitas siswa, tapi eksplorlah. Walau mungkin tidak secara langsung terkait mata pelajaran dalam buku," ucapnya.

Dayat melanjutkan, di era penggunaan gadget yang begitu masif di kalangan pelajar, serta tidak bisa dibendung, maka para guru bisa mengaplikasikan salah satu dari formula itu.

"Arahkan siswa tentang dampak positif dan negatif penggunaan gadget. Sehingga tidak hanya larangan saja yang disampaikan," imbuhnya.

Membaca secara berkelanjutan, terkait berbagai hal, khususnya buku-buku biografi orang sukses. Juga akan mampu memberikan rangsangan positif kepada siswa untuk maju dalam mereguk ilmu di sekolah.

"Bila ini diterapkan di seluruh lembaga pendidikan, Insya Allah ke depan para siswa bisa bersaing dengan daerah lainnya," tegas Dayat yang juga mengingatkan, belajar juga harus mampu berintegrasi dan berinteraksi dengan diri sendiri dan lingkungan.