Wali Kota Malang Sutiaji (empat dari kiri) didampingi Ketua TPPKK Kota Malang Widsyati Sutiaji (tiga dari kanan) berfoto dengan pada penampil Kontingen Kota Malang (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Wali Kota Malang Sutiaji (empat dari kiri) didampingi Ketua TPPKK Kota Malang Widsyati Sutiaji (tiga dari kanan) berfoto dengan pada penampil Kontingen Kota Malang (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).



MALANGTIMES - Keren, Kota Malang unjuk kemampuan dalam ajang Festival Pusaka Nusantara (FPN) 2019 dengan menampilkan tari Liswan Gajayana.

Penampilan ciamik itu berhasil disuguhkan dan menarik perhatian tamu undangan yang hadir dalam kegiatan yang digelar di Kabupaten Karangasem sejak tanggal 21 Juni sampai dengan 24 Juni 2019 itu.

Melalui keterangan tertulis yang diterima MalangTIMES, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan Kota Malang ke daerah lainnya. 

Dengan harapan akan banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke kota pendidikan ini.

Sutiaji menilai, dengan dikembangkannya berbagai kegiatan seperti ini maka harapannya pelestarian kota pusaka juga dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di kawasan tersebut. 

Sehingga  pusaka bisa menjadi bagian dari penghidupan dan kehidupan masyarakat.

"Sebagai salah satu Kota Pusaka yang memiliki banyak peninggalan bersejarah, maka sudah selayaknya jika kita bertanggung jawab untuk melestarikan peninggalan tersebut," katanya.

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri menyampaikan, melalui Forum ini, dia mengimbau masyarakat Kabupaten Karangasem agar tetap menjaga kelestarian pusaka yang ada. 

Karena hal ini  sangat penting bagi generasi muda di masa yang akan datang.

"Generasi Muda harus paham dengan seksama tentang sejarah budaya bangsanya, Generasi Muda harus berperan aktif dalam menjaga, melindungi serta  melestarikan nilai-nilai luhur aset pusaka budaya yang dimilikinya," tandasnya.

Sebagai informasi, Kota Malang turut serta menghadiri kegiatan tersebut dengan mengirimkan kontingen kesenian dan duta budaya Kota Malang untuk ikut serta pada pawai budaya. 

Tari Liswan Gajayana menjadi salah satu andalan kesenian dari Kota Malang yang ditampilkan pada ajang tersebut. 

Selain itu, Malang Flower Carnival juga turut ditampilkan. 

Para kontingen didampingi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang.

Wali Kota Malang, H. Sutiaji tak sendiri dan didampingi Ketua TP PKK Kota Malang, Hj. Widayati Sutiaji.

Informasi tambahan, Kota Malang merupakan salah satu kota yang masuk dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). 

JKPI adalah wadah koordinasi antara  semua Kabupaten/Kota pusaka di Indonesia, yang jumlahnya sampai saat  ini mencapai 70 kabupaten/kota, dan awal berdirinya di Solo pada 2018 lalu. 

Saat itu, jumlah anggota JKPI sebanyak 10 Kabupaten/Kota. 

Dengan tujuan membangun kerjasama dan komunikasi agar kawasan kabupaten/kota yang menjadi anggota JKPI dapat terjaga kelestariannya.

End of content

No more pages to load