Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)

MALANGTIMES - Usai lebaran, PD Rumah Potong Hewan (PD RPH) Kota Malang memastikan stok daging sapi sampai beberapa bulan ke delan tetap aman. Meski permintaan cukup tinggi selama Ramadan hingga lebaran, namun kebutuhan daging setiap harinya dipastikan dapat dipenuhi secara mandiri.

Plt Direktur Utama PD RPH Kota Malang, Ade Herawanto menyampaikan, konsumsi daging di kota pendidikan ini memang lumayan tinggi. Baik untuk perorangan atau rumah tangga maupun kebutuhan usaha seperti rumah makan. Dalam satu hari, setidaknya dibutuhkan belasan hingga puluhan sapi yang disembelih.

"Itu kalau hari normal seperti sekarang. Kalau pas lebaran kemarin, selama empat hari saja, mulai H-2 sampai H+2 lebaran, yang disembelih RPH saja ada 62 ekor sapi. Itu belum yang disembelih di tempat lain ya," jelasnya pada wartawan belum lama ini.

Konsumsi yang cukup tinggi terhadap daging itu menurut Ade menjadi sebuah peluang tersendiri. Terutama untuk meningkatkan pendapatan. Selain menyembelih, PD RPH menurutnya juga sudah menernak sendiri sapi dan hewan ternak lain seperti kambing. Sehingga, fokus utamanya bukan hanya memberi layanan penyembelihan saja.

"Sekarang kami memiliki setidaknya 20 sapi milik PD RPH sendiri," imbuhnya.

Selain membuat formula baru dalam meningkatkan layanan, menurutnya dalam waktu dekat ia juga akan melakukan penertiban ke beberapa tempat jagal yang tak mendapatkan izin. Karena dalam ketentuan, tempat jagal harus memenuhi standart yang telah ditetapkan untuk memastikan daging yang diperoleh sehat.

"Masih banyak yang belum dapat izin dan beroperasi, akan segera kami sidak mereka," tutup Ade.