Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).



MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan jika 2020 mendatang Kota Malang ditargetkan menjadi Smart City. Meski saat ini ada ribuan aplikasi yang masih belum tergarap secara maksimal, namun pemanfaatan teknologi digital akan kembali diperkuat.

Pria berkacamata itu menyampaikan, pendataan ulang mengenai beberapa aplikasi yang dibuat sudah dilakukan. Sehingga diharapkan dapat efektif dimanfaatkan sejak 2020 mendatang. Terutama untuk aplikasi yang terkoneksi dengan Ngalam Command Center (NCC).

"Kominfo kami targetkan untuk bisa menjadikan Kota Malang Smart City di 2020," kata Sutiaji pada wartawan belum lama ini.

Aplikasi yang dibuat oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejauh ini menurutnya sudah berjalan. Namun memang butuh sentuhan khusus agar bisa lebih banyak dimanfaatkan dalam layanan publik.

Diantaranya adalah aplikasi yang dibuat dalam bidang kesehatan oleh Dinas Kesehatan, aplikasi dalam bidang pendidikan oleh Dinas Pendidikan, aplikasi layanan publik di Dispendukcapil, hingga layanan sosial oleh Dinas Sosial.

"Semua dinas sudah buat aplikasi dan masih aktif, sekarang kembali kami urai satu persatu," jelas pria berkacamata itu.

Selain itu, CCTV di beberapa titik juga akan dimaksimalkan untuk menangani permasalahan yang terjadi di lapangan. Diantaranya seperti penanganan kecelakaan yang tentunya akan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, hingga kepolisian.

"Semuanya sudah harus terkoneksi di 2020, sehingga Kota Malang sudah menjadi Smart City," tutup politisi Demokrat itu. 

 

End of content

No more pages to load