Ilustrasi gamelan. (Foto istimewa)

Ilustrasi gamelan. (Foto istimewa)



Riset Sederhana Mahasiswa Thailand  5

MALANGTIMES - Indonesia merupakan negara yang kaya akan kesenian. Salah satunya adalah seni musik tradisional. Satu alat musik tradisional yang kita tahu adalah gamelan.

Gamelan berasal dari kata “gamel” yang artinya “memukul”. Ada banyak alat yang digunakan untuk bermain musik gamelan dengan kelompok. Contohnya kendang, bonang barung, gong, dan gambang.

Saat ini, eksistensi musik tradisional di Indonesia mulai tergeser oleh musik modern. Walaupun ada komunitas atau kelompok yang melindungi dan melestarikan musik tradisional seperti musik gamelan ini, tidak bisa disangkal bahwa remaja sekarang kebanyakan lebih sering menikmati musik modern.

Meski masih ada orang yang memutar lagu tradisional dangdut, jarang orang yang mendengarkan musik gamelan. Lantas bagaimana pendapat milenial mengenai musik gamelan yang sudah tergeser eksistensinya ini?

Salah satu mahasiswa jurusan ASEAN Studies di Walailak University, Thailand yang mengikuti program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Universitas Negeri Malang (UM) bernama Piriyakorn Seweepong mengulas hal ini dalam penelitiannya.

Nisita Choomanee alias Shinta, mahasiswa dari Walailak University, Thailand.

Wanita yang akrab disapa Pertiwi ini melakukan wawancara kepada 6 mahasiswa UM. Dua di antaranya bisa memainkan musik gamelan. Kebanyakan mereka menyatakan bahwa suara musik gamelan atau alat musiknya sangat unik dibandingkan dengan musik tradisional lain. Namun, kebanyakan dari mereka juga menyatakan bahwa musik modern sama bagusnya dengan musik gamelan.

Dikatakan Pertiwi, satu dari dua orang yang bisa memainkan gamelan berpendapat bahwa musik modern memang cenderung menggerus eksistensi musik gamelan itu sendiri. Terutama generasi muda saat ini justru lebih candu dengan musik modern dan mulai lupa akan musik gamelan.

Namun, mahasiswa lain berpendapat berbeda. Musik modern tidak terlalu memberi pengaruh buruk bagi musik gamelan karena musik gamelan masih sering ditemukan di banyak acara seperti pernikahan adat jawa, pagelaran wayang, dan sendratari.

"Selain itu, saat ini ada banyak kelompok musik gamelan atau band musik modern di Indonesia yang mencampur melodi dengan musik gamelan. Ada juga kelompok musik gamelan yang membawakan lagu dari Korea dengan sentuhan melodi Jawa," ujarnya.

Meski begitu, mahasiswa-mahasiswa itu menyadari bahwa mereka harus menjaga musik gamelan ini sampai generasi anak cucunya. Sebab, kalau musik gamelan hilang, kemungkinan budaya lain juga ikut hilang dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Contohnya tari tradisional yang sudah jelas diiringi musik gamelan.

"Sama halnya dengan para mahasiswa, ketika saya mewawancarai orang yang sudah tua, mereka juga tidak ingin musik gamelan ini hilang perlahan dari kehidupan masyarakat di kota Malang dan di negara Indonesia," imbuh Pertiwi.

Bermain musik gamelan sendiri dapat bermanfaat untuk melatih gerak sensoris tubuh seperti jari, otak, telinga, dan lain-lain. Musik gamelan juga bisa menenangkan orang lain. Tak heran jika kadang musik gamelan digunakan sebagai terapi agar pikiran lebih tenang.

Piriyakorn Seweepong alias Pertiwi, mahasiswa dari Walailak University, Thailand.

Selain itu, Pertiwi mewawancarai orang-orang yang tergabung dalam kelompok musik gamelan. Mereka berumur mulai dari 14 tahun sampai 29 tahun.

Alasan mereka memilih bermain musik gamelan ada yang mengikuti ayahnya karena ayahnya serta ada yang memang tertarik dan suka. Akan tetapi, alasan kebanyakan yakni mereka ingin melestarikan musik gamelan dan budaya di Indonesia.

"Musik gamelan adalah salah satu budaya warisan dari nenek moyang bangsa Indonesia khususnya Jawa yang harus dijaga dan dilestarikan. Salah satu orang memilih bermain musik gamelan karena itu merupakan tugas pokok sebagai pewaris kebudayaan dan untuk menciptakan seni kontemporer," beber Pertiwi.

Musik gamelan bagi mereka adalah salah satu budaya yang mengajari banyak hal, termasuk etika dalam bergaul dengan yang lain.

Musik gamelan bagi mereka yakni ritmis, eksotis, harmonis, dan terapis. Musik gamelan dianggap sebagai musik terindah yang pernah dibuat oleh manusia.

"Satu orang dari kelompok berpendapat bahwa musik gamelan memiliki makna yang sangat besar. Mempelajari gamelan sama seperti belajar arti kehidupan. Dalam setiap lagu-lagu yang dimainkan mempunyai makna yang sangat dalam. Cara bermainnya pun juga mempunyai aturan-aturan yang mencerminkan sikap positif dalam suatu perbuatan atau tingkah laku manusia," pungkasnya.
 

 

End of content

No more pages to load