Para siswa berbaris sambil membawa sampah plastik. (Foto: instagram Akhsar_foundation)
Para siswa berbaris sambil membawa sampah plastik. (Foto: instagram Akhsar_foundation)

MALANGTIMES - Apa yang diterapkan sebuah sekolah di India ini pantas ditiru. Agar anak-anak kurang mampu dapat bersekolah, sekolah itu meminta siswa membawa sampah plastik saat datang ke sekolah.

 Program unik tersebut ditawarkan sekolah kecil di India, yakni Akshar Forum, dalam enam bulan belakangan ini.  Sekolah yang terletak di Desa Pamohi, Guwahati, India, ini menerima sampah plastik sebagai biaya SPP. Hal itu diterapkan untuk mendorong orang tua miskin setempat mau mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. 

Sekolah yang didirikan pada 2016 lalu ini sengaja dibangun dengan menawarkan pendidikan unkonvesional yang membantu siswa mengeksplorasi kreativitas sendiri. Akshar Forum tidak membatasi siswa dengan kurikulum yang tetap agar siswa lebih dapat mengasah kreativitas dan keterampilan pribadi dengan kapasitas masing-masing.

“Idenya adalah untuk melatih siswa dalam mengenali bagaimana menjalani kehidupan yang ramah lingkungan,” kata Priyongsu Borthakur, wakil presiden Akhsar Forum.

“Seluruh program daur ulang dilakukan oleh siswa, dari awal hingga selesai,” imbuhnya. Sehingga, siswa di sekolah ini diberi tugas untuk mengambil sampah plastik dari rumah-rumah sekitar dan kemudian didaur ulang.

“Saya masih ingat bagaimana ruang kelas kita dipenuhi asap beracun setiap kali seseorang di sekitar sekolah membakar sampah plastik. Kami ingin mengubahnya dan mendorong siswa untuk membawa sampah plastik sebagai biaya sekolah,” ungkap Priyongsu.

Akshar adalah sekolah kecil yang dimulai dengan 20 siswa. Namun sekarang sudah memiliki hampir 100 siswa yang berusia antara 4 dan 15 tahun. Para generasi muda itu diajar betapa pentingnya pendidikan, kelestarian lingkungan, dan memberikan timbal balik pada komunitas mereka dengan membuat mereka sepenuhnya terlibat.