Petugas saat melakukan pengaspalan di Dusun Brau, Desa Sumberejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)

Petugas saat melakukan pengaspalan di Dusun Brau, Desa Sumberejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: istimewa)



MALANGTIMES - Wisatawan yang ingin berwisata ke arah Goa Pandawa, Goa Pinus, Wana Wisata Gunung Banyak atau mudik ke arah Kecamatan Pujon, Ngantang, Jombang, dan Kendiri, Kota Batu menyuguhkan lagi jalur alternatif yang mulus bagi pemudik atau wisatawan.

Satu jalan itu yakni di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji yang saat ini masih dalam proses pengerjaan. Pengaspalan itu dilebarkan 2,5 meter sejak Sabtu (25/5/2019).

Peningkatan dan pemeliharaan itu dengan jenis perkerasan, yakni perkerasan lentur atau flexible pavement menggunakan AC-WC atau hot mixed dan perkerasan kaku.

Melihat memang jalan di Dusun Brau itu mengalami kerusakan cukup parah di beberapa titik. “Dan secara bertahap akan ditambah 6 meter. Sehingga mampu dilewati dua jalur. Rencana untuk pelebaran dilakukan bertahap sekitar 4 kilometer,” kata Kepala Bidang Bina Marga di DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat.

Ia menambahkan ditargetkan selesai sebelum H-3 saat lebaran. Karena memang jalan di Dusun Brau itu menjadi salah satu prioritas yang tengah digarap untuk memecah kemacetan selama arus mudik lebaran.

 “Karena ini menjadi salah satu jalur alternatif baru, sehingga kita upayakan sebelum h-3 itu sudah terselesaikan. Jadi kalau wisatawan ingin ke tempat wisata daerah tersebut bisa lebih nyaman,” imbuhnya.

Menurutnya jalur ini untuk alternatif ketika jalur utama yakni Payung macet. Sehingga saat jalur itu terjadi kemacetan, pengemudi bisa melalui akses tersebut.

Agar bisa menjajal jalur Brau itu, pengemudi bisa lewat Desa Sumberejo. Atau jika dari arah Balai Kota Among Tani dari simpang empat bisa belok ke kanan. 

Pengerjaan pertama dimulai awal bulan Mei hingga akhir Juli mendatang. Sedangkan tahap kedua akan dimulai pertengahan Juni hingga pertengahan September.

“Untuk anggarannya di tahun 2019 kurang lebih Rp 2,5 miliar yang terdiri dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019 dan Dana Alokasi Umum (DAU) 2019,” ujar Alfi.

Ia pun berharap saat libur lebaran mendatang, wisatawan saat menggunakan jalan di Kota Batu bisa lebih nyaman. 

End of content

No more pages to load