Alun-alun Kota Malang diprediksi bakal meningkat pengunjungnya saat lebaran nanti (Doc MalangTIMES)

Alun-alun Kota Malang diprediksi bakal meningkat pengunjungnya saat lebaran nanti (Doc MalangTIMES)



MALANGTIMES - Mulai bulan Ramadan hingga lebaran, diprediksi, masyarakat yang mengunjungi taman, akan meningkat drastis. Pengunjung taman Kota Malang, diperkirakan bakal berasal dari berbagai daerah. Baik itu mereka yang pulang kampung maupun masyarakat yang mampir ketika melintas di Kota Malang.

Dari situ, peningkatan nampaknya tidak hanya terjadi pada membludaknya pengunjung. Peningkatan diprediksi juga bakal terjadi pada pada volume sampah di Kota Malang yang bersumber dari taman. 

Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya,  sampah-sampah tersebut berasal dari bekas makanan yang dibawa pengunjung, maupun sampah bekas alas para warga yang menjalankan Salat Ied.

Selian itu, terkadang ada beberapa pengunjung yang tidak tertib, dimana kesadaran mereka untuk menjaga lingkungan dan untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang.

"Kadang kan ada yang makan, kemudian sampahnya itu malah diletakkan di atas kursi, kadang di dalam pot bunga, nah itu kan justru  bisa membuat bunga mati. Di situ kadang saya merasa jengkel, padahal di sampingnya juga tempat sampah, tapi kok nggak aku buang kesana," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, Kuncahyani.

Lanjutnya, dengan sampah  yang berserakan dan tidak dibuang pada tempatnya, hal tersebut memang akan merusak keindahan dari taman. Selain itu, hal tersebut tentunya juga membuat masyarakat lain yang mengunjungi taman, akan merasa terganggu dengan adanya sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. 

Maka dari itu, pada saat berkunjung ke taman-taman Kota Malang nantinya, masyarakat diimbau untuk tertib. Dengan kesadaran, untuk menjaga lingkungan, tentunya taman Kota Malang akan semakin nyaman untuk dikunjungi.

"Buanglah sampah pada tempatnya, jangan buang sampah sembarangan. Karenanya, petugas dari Disperkim akan tetap masuk piket untuk menjaga taman. Meskipun hari libur, sampah kan nggak bisa libur," pungkasnya.

 

End of content

No more pages to load