Pelatih Kepala Arema FC, Milomir Seslija (Hendra Saputra)

Pelatih Kepala Arema FC, Milomir Seslija (Hendra Saputra)



MALANGTIMES - Pelatih kepala Arema FC secara gentleman mengakui bahwa timnya kurang agresif dan kreatif ketika mendapati dua kekalahan beruntun di awal kompetisi Liga 1 2019. 

Pertama Arema FC harus kalah dari tim promosi PSS Sleman dengan skor 3-1 di laga pembuka Liga 1 2019. Dan di pekan kedua, Singo Edan juga mengalami kekalahan dari tuan rumah Borneo FC dengan skor 2-0. 

Menjuarai turnamen pra kompetisi bertajuk Piala Presiden 2019 membuat Arema FC harus tampil apik di Liga 1 2019, nampaknya menjadi beban tersendiri bagi skuad Hamka Hamzah dkk. 

Kekalahan dua laga awal Liga 1 2019 juga setidaknya membuka ingatan pada musim lalu yang cukup kesulitan pada awal pembuka kompetisi hingga beberapa pekan masuk zona merah. 

Pelatih kepala Arema FC, Milomir Seslija juga mengakui bahwa saat ini timnya sedang kurang memiliki semangat juang seperti kala menjuarai Piala Presiden 2019 lalu. 

Tapi setelah timnya mengalami kekalahan dua kali beruntun, pelatih yang kerap disapa Milo ini akan mencoba merefresh ulang bagaimana agar meraih hasil maksimal di setiap pertandingan Liga 1 2019. 

"Kami harus lebih agresif dan lebih kreatif, dan kami harus bangkit dan kembali ke jalur kemenangan," tegas Milo kepada MalangTIMES. 

Beberapa kelemahan dari dua kekalahan yang dialami timnya tampaknya sudah ditemukan tim pelatih, dan kini menjelang pertandingan perdana di kandang Milo akan melakukan evaluasi agar kesalahan tersebut tidak terjadi kembali. 

"Saya percaya pada pemain saya. Lawan Borneo kami kehilangan 3 peluang bagus dan mendapatkan gol sial, tapi itu adalah kesalahan besar. Selain itu, juga terjadi hal-hal yang tidak dapat diprediksi, dan kami harus tetap bertahan, kami harus terus positif agar raih hasil maksimal," paparnya mengakhiri.

End of content

No more pages to load