Dua orang remaja (pakai topi) saat mendapat pembinaan dari anggota kepolisian karena menengak miras, Kecamatan Wajak (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Dua orang remaja (pakai topi) saat mendapat pembinaan dari anggota kepolisian karena menengak miras, Kecamatan Wajak (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sejak awal bulan ramadan, yang jatuh pada 6 Mei lalu. Kasus peredaran miras (minuman keras) marak diungkap oleh jajaran kepolisian. 

Hingga berita ini di tulis, Kamis (23/5/2019). 

Polres Malang sudah mengamankan puluhan liter miras berbagai jenis dan merk.

Terbaru, kasus perdaran miras berhasil diungkap oleh Mapolsek Wajak. Adalah IR dan BD (inisial) warga Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, yang harus diamankan polisi lantaran asik menengak miras, Kamis (23/5/2019) pagi. 

Sekitar pukul 10.00 waktu setempat, petugas yang mendapat informasi langsung mengamankan keduanya saat mengkonsumsi miras di warung dekat rumah mereka.

“Dari tangan keduanya, kami menyita satu botol miras dan satu botol minuman energi untuk mengoplos miras,” kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Perwira polisi dengan tiga balok dibahu ini menegaskan, jika pihaknya masih melakukan pengembangan terkait pedagang miras yang menjual kepada kedua pelaku. 

Dari penuturannya, kedua remaja yang kini berusia 17 tahun itu, mengaku jika membeli miras dari salah satu warung yang ada di Kecamatan Wajak.

“Kedua pelaku sudah kami data dan lakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Sedangkan petugas saat ini sudah dikerahkan untuk menelusuri keberadaan warung, yang masih menjual miras saat bulan ramadan tersebut,” tegas Ainun kepada MalangTIMES.com.

Jika melihat data yang ada, selama bulan ramadan tahun ini. Kasus peredaran miras memang masih marak di jumpai. 

“Sejak awal ramadan tahun 2019 ini, kami sudah mengamankan sembilan pelaku. Mereka yang kami amankan, dua diantaranya merupakan penjual, sedangkan sisanya merupakan pengkonsumsi miras,” terang Ainun.

Peredaran miras di Kabupaten Malang, memang bisa dikatakan memprihatinkan. 

Dari catatan tahun 2018 lalu misalnya Mapolres Malang berhasil mengungkap ratusan kasus dan mengamankan ribuan liter miras. 

“Sedikitnya ada 309 kasus miras, yang berhasil kami ungkap di tahun 2018 lalu,” tutup Ainun.