Pelatih kepala Arema FC Milomir Seslija (Hendra Saputra)

Pelatih kepala Arema FC Milomir Seslija (Hendra Saputra)



MALANGTIMES - Dua kali beruntun Arema FC mengalami kekalahan pada laga away kompetisi Liga 1 2019. Pelatih Milomir Seslija pun menganggap ada yang hilang ketika timnya menderita dua kali kekalahan tersebut, yakni fighting spirit (semangat tempur). 

"Ada yang hilang saat Arema dikalahkan Borneo FC. Yaitu kerja keras pemain ketika ketinggalan gol," ujar Milomir Seslija. 

Sebenarnya, menurut Milo, Arema FC sudah bermain lebih baik di babak kedua ketika menghadapi Borneo FC. Tapi ada beberapa hal yang tidak disebutkan pelatih asal Bosnia itu sehingga membuat timnya kalah. 

"Sebenarnya dalam pertandingan tadi, kedua tim bermain buruk di awal. Tampak di lapangan pemain masih saling menghormati. Kami punya peluang lebih baik lewat Ricky Kayame. Sayang, bermain baik saja tidak cukup," kata dia.

Ke depan, pelatih yang sangat atraktif ketika memberi materi latihan itu ingin skuadnya bisa lebih bersemangat lagi. Sebab, pertandingan ketiga nantinya akan digelar di kandang. Jika kalah, tentu membuat posisi Singo Edan semakin sulit.  "Untuk pertandingan selanjutnya, Arema harus punya keinginan untuk menang," tandas dia. 

Arema akan menjalani laga perdana di kandang menghadapi Persela Lamongan pada Senin (27/5/2019). Kemenangan menjadi wajib hukumnya bagi pasukan Singo Edan agar kembali ke rule yang diharapkan manajemen.

Sebelumnya, Arema mengalami dua kali kekalahan beruntun. Pertama, Arema kalah 3-1 dari PSS Sleman. Kekalahan selanjutnya terjadi di kandang Borneo FC. Arema kalah 2-0.

End of content

No more pages to load