Tersangka Kurniawati  beserta barang bukti sabu saat diamankan polisi. (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Tersangka Kurniawati beserta barang bukti sabu saat diamankan polisi. (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jajaran kepolisian Unit Reskoba Polres Malang kembali membongkar jaringan peredaran narkoba. Tersangka  diketahui bernama Kurniawati, warga Dusun Krajan Timur, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, terungkapnya kasus jaringan narkoba ini bermula dari keresahan masyarakat akan peredaran narkoba jenis sabu yang masih marak terjadi di lingkungan Kabupaten Malang. Mendapat keluhan tersebut, jajaran kepolisian diterjunkan ke lapangan guna melakukan penyelidikan.

Hasilnya diketahui jika salah satu pengedar sabu di wilayah Kabupaten Malang, dikendalikan oleh seorang tersangka yang merupakan warga Kecamatan Pakis, yakni Kurniawati. Tanpa menunggu lama, petugas langsung menelusuri keberadaan pelaku. 

Saat itu polisi mendapat informasi jika tersangka sedang berada di rumahnya yang beralamat di Dusun Krajan Timur. “Tersangka kami amankan di rumahnya setelah kedapatan melakukan transaksi narkoba,” kata Kasubag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah, Sabtu (30/3/2019).

Dari tangan perempuan yang kini berusia 46 tahun itu, polisi menyita beberapa barang bukti. Di antaranya dua poket sabu seberat 0,37 gram, dua buah pipet kaca, serta seperangkat alat hisap. “Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya 12 tahun kurungan penjara,” sambung perwira polisi dengan pangkat tiga balok di bahu ini.

Ainun menambahkan, dalam proses penyidikan sementara ini, selain diduga terlibat menjadi pengedar sabu, pelaku juga terbukti sebagai pengguna narkoba. “Kasus ini masih kami kembangkan, termasuk memburu keberadaan bandar yang selama ini memasok narkoba kepada tersangka,” tandas Ainun.