Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat saag menunjukan barang bukti bersama Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat saag menunjukan barang bukti bersama Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polisi Polres Malang Kota, kembali sukses membekuk satu pemadat, satu pengedar dan kurir narkoba. Dari tiga pelaku, mirisnya, salah satu pelaku adalah ibu-ibu rumah tangga yang berusia sekitar 49 tahun.

Tiga pelaku tersebut yakni, SUP (34) warga Dusun Kuntul Selatan, Rt 01, Rw 02, Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Is (42) warga Prodo, Rt 5, Rw 2, Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan serta Bam alias Samali (43) warga Sapulante Rt 6 Rw 1, Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Penangkapan ketiganya pada 19 Januari 2019 bermula dari tertangkapnya SUP yang dari informasi penyelidikan petugas dia terlibat dalam penyalagunaan narkoba. Saat itu, ia tertangkap di parkiran dari sebuah hotel di kawasan Blimbing, Kota Malang.

"Saat itu dari tersangka pertama ini, ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,58 gram yang dimasukkan dalam sebuah tas selempang," ungkap Kasat Reskoba Polres Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat (29/1/2019).

Lanjutnya, petugas kemudian melakukan pengembangan bermodal keterangan dari SUP dari mana ia mendapatkan barang haram tersebut. SUP mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial BAM alias Samali. Dari Samali, sabu tersebut kemudian diberikan kepada SUP melaui IS.

"Dari tangan kedua pelaku, yakni SUP dan IS ini didapatkan barang bukti sabu seberat 36,15 gram, plastik klip kosong empat buah, timbangan elektronik dan sejumlah uang tunai yang diduga merupakan hasil penjualan sabu. Penangkapan BAM dan IS di Prodo, Rt 5, Rw 2, Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan," paparnya.

Saat ini tersangka masih terus diperiksa, unuk mengungkap siapa pemasok barang terhadap pelaku ini.

Pasal yang menanti pelaku yakni, pasal 112 ayat 1 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun untuk tersangka SUP. Namun untuk tersangka IS dan Samali, dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 112 ayat 2 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.