Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Komisi A DPRD Surabaya Minta Semua Ormas Hidup Rukun dan Kedepankan Dialog

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : A Yahya

06 - Jan - 2026, 09:15

Placeholder
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko

JATIMTIMES - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mengajak seluruh warga Kota Pahlawan menempuh jalur legislatif dalam menyampaikan aduan di tengah isu gaduh ormas dan pembentukan Satgas Anti Premanisme. Dia menegaskan pendekatan dialog diperlukan agar penanganan persoalan tetap adil dan kondusif.

“Wali kota, wakil wali kota, maupun ormas adalah bagian dari warga negara yang punya hak konstitusi untuk menyampaikan aduan ke DPRD sebagai saluran menyampaikan pendapatnya, seharusnya digunakan jalur ini,” kata Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe.

Baca Juga : Waspada Super Flu, DPRD Jatim Desak Dinkes Gencarkan Edukasi ke Masyarakat

Cak Yebe menilai DPRD adalah forum yang tepat untuk membahas persoalan kota secara terbuka dan berkeadilan. Dia mendorong semua pihak tidak memilih jalur polemik di ruang publik yang berpotensi memperkeruh suasana.

“Saya mendorong siapa pun untuk mengajukan RDP (Rapat dengar pendapat) di DPRD, terlepas itu pejabat publik atau warga kota, ayo bersama-sama cari solusi untuk keadilan dan kondusivitas Kota Surabaya,” ujar Cak Yebe. 

Menurut dia, ormas juga memiliki kedudukan yang sama sebagai warga yang harus dilindungi hak-haknya. Karena itu, keluhan atau keberatan atas perlakuan yang dirasa tidak adil sebaiknya disampaikan melalui mekanisme resmi.

“Termasuk ormas sekalipun yang merasa mendapatkan perlakuan tidak adil, mereka juga warga Kota Surabaya yang harus dilindungi haknya,” ucapnya.

Menjelang akhir tahun lalu, Cak Yebe mengaku telah menerima banyak masukan dari pimpinan ormas. Dalam kesempatan itu, dia lebih memilih bersikap menenangkan agar situasi tetap terkendali.

Baca Juga : Pria Paro Baya Meninggal Usai Terseret Arus Sungai dan Terjepit di Dam Bululawang Malang

“Sebelum tahun baru lalu sudah banyak ketua umum beberapa ormas yang minta arahan dan pendapat saya, dan saya sebatas menyampaikan agar semuanya menahan diri untuk bersikap dan berkomentar di media sosial maupun di ruang publik, serta hal ini ditekankan ke anggota-anggotanya,” katanya.

Dia menegaskan persoalan yang terjadi di Surabaya adalah tanggung jawab bersama seluruh warganya. Kota Surabaya, menurutnya, dibangun oleh banyak latar belakang suku dan budaya.

“Masalah Surabaya adalah masalah kita semua, kemerdekaan yang kita raih khususnya Surabaya tidak mutlak diperjuangkan hanya oleh arek-arek Suroboyo murni, tapi juga dari berbagai suku bangsa yang hidup dan berdiam di Surabaya, termasuk suku Madura,” ujar Cak Yebe.


Topik

Peristiwa Surabaya ormas kota pahlawan cak yebe Yona bagus Widyatmoko



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

A Yahya