Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Arema

Akhir Tahun Merana, Arema FC Kalah di Kandang Sendiri

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

31 - Dec - 2025, 12:27

Placeholder
Pelatih Arema FC, Marcos Santos saat meratapi kekalahan timnya dari Persita Tangerang (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)

JATIMTIMES - Arema FC kembali harus menelan pil pahit saat bermain di hadapan publik sendiri. Singo Edan kalah tipis 0-1 dari Persita Tangerang dalam laga BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Kekalahan ini terasa menyakitkan karena Arema FC sejatinya tampil dominan sepanjang pertandingan. Terlebih, tim Singo Edan tak mampu memberikan kado pada Natal dan malam pergantian tahun 2026.

Baca Juga : DPRD Kota Malang Catat Sejumlah PR Infrastruktur untuk Digarap Tahun 2026

Pelatih Arema FC Marcos Santos tak menampik hasil tersebut menjadi pukulan berat bagi timnya. Ia menilai anak asuhnya mampu menguasai jalannya laga dan menciptakan banyak peluang, namun gagal memaksimalkannya menjadi gol.

"Semua tahu pertandingan ini berjalan dengan bagus sejak menit awal sampai terakhir, terus kami memiliki 19 peluang tapi tidak terjadi gol. Tentu saya sedih dengan hasil ini," kata Marcos. 

Ironisnya, Arema FC justru unggul jumlah pemain sejak menit ke-69 setelah Persita Tangerang harus bermain dengan 10 orang. Andrea Rindorindo diganjar kartu merah usai melakukan pelanggaran terhadap Dedik Setiawan. Namun keunggulan tersebut tak mampu dimanfaatkan Singo Edan.

Alih-alih mencetak gol kemenangan, gawang Arema FC justru bobol di masa injury time. Persita mencuri gol pada menit ke-90+1 melalui Aleksa Andrejic yang sukses memaksimalkan celah di lini pertahanan tuan rumah.

Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan minor Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Dalam enam laga kandang terakhir, Arema FC hanya mampu meraih satu hasil imbang, sementara lima pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.

Marcos Santos menegaskan evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan, terutama di sektor lini depan. Ia tak ingin tren negatif ini terus berlanjut karena bisa menghambat ambisi tim untuk naik peringkat, bahkan berpotensi menyeret Arema FC ke zona degradasi.

"Saya akan memaksimalkan (kemampuan) pemain karena kami berkeinginan mencari poin (di pertandingan selanjutnya melawan Bali United)," ucapnya.

Sementara itu, pemain Arema FC Teuku Razzaa Fachrezi menyampaikan permohonan maaf kepada Aremania dan Aremanita atas kegagalan meraih kemenangan di kandang sendiri. Ia menegaskan seluruh pemain sudah bekerja keras demi mengamankan tiga poin. "Kami akan melakukan evaluasi untuk melawan Bali," ucap Razzaa.

Ia juga menyatakan siap memberikan performa terbaik jika kembali dipercaya tampil oleh Marcos Santos. "Karena hari ini belum bisa mencetak gol untuk membantu tim menang," tuturnya.

Hasil ini membuat Arema FC masih tertahan di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 18 poin dari empat kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan.

Di sisi lain, kemenangan dramatis tersebut disambut penuh rasa bangga oleh Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena. Juru taktik asal Spanyol itu memuji daya juang para pemainnya yang tampil ngotot hingga peluit akhir berbunyi.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat Waspada Bencana saat Wisata Akhir Tahun

"Saya mengapresiasi dan bangga kepada pemain karena sudah berjuang mendapatkan tiga poin di sini," ujar Carlos Pena.

Ia mengungkapkan Persita datang ke Malang dengan berbagai keterbatasan. Gelandang andalan Pablo Ganet harus absen karena memperkuat Tim Nasional Guinea Khatulistiwa di ajang Piala Afrika. Selain itu, bek kanan Mario Jardel juga terpaksa ditarik keluar lebih awal akibat cedera.

Situasi semakin sulit ketika Persita harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-69. Meski demikian, Carlos Pena menilai sepuluh pemain yang tersisa mampu bekerja ekstra keras meredam gempuran Arema FC.

Pada momen krusial, strategi Persita berjalan sempurna. Aleksa Andrejic mencetak gol tunggal kemenangan pada menit ke-90+1 setelah memanfaatkan garis pertahanan tinggi yang diterapkan Arema FC.

"Ketika kami bermain dengan 10 pemain, Arema menerapkan garis pertahanan tinggi dan kami berhasil memaksimalkan itu," ujarnya.

Pemain Persita Tangerang Charisma Fathoni menilai tiga poin dari Stadion Kanjuruhan sangat berharga dan menjadi suntikan motivasi bagi tim untuk menatap laga berikutnya.

"Saya juga mengapresiasi usaha dari teman-teman, kami harus terus menjaga kekompakan dan menjalankan strategi pemain," ucapnya.

Tambahan tiga poin ini membuat Persita Tangerang melesat naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan raihan 25 poin hasil dari tujuh kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan. Sementara Arema FC harus kembali berbenah agar tak terus terjebak di papan tengah klasemen.


Topik

Arema BRI Super League Arema FC Persita Tangerang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni